JATIMPOS.CO/JOMBANG – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang menghadiri sekaligus memberangkatkan rombongan Sowan dan Ziarah Auliya Seribu Rebana Jombang 2026 menuju Bangkalan, Madura, sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah, nilai-nilai religius, dan sinergi antara Polri, ulama, serta masyarakat, pada Minggu (12/07/2026) di lapangan belakang Kampus Universitas Pesantren Darul Ulum (Unipdu) Kecamatan Peterongan.
Pantauan dilokasi, nampak rombongan menggunakan 71 armada bus, ditambah beberapa mobil pribadi panitia. Perjalanan ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dengan mengerahkan enam mobil patroli pengawal (patwal) serta dua unit ambulans.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama rombongan turut melaksanakan ziarah ke makam ulama kharismatik Nusantara, Syaikhona Muhammad Kholil, yang dikenal sebagai guru dari banyak ulama besar Indonesia, termasuk para pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Makam beliau di Bangkalan hingga kini menjadi salah satu tujuan utama wisata religi dan pusat ziarah umat Islam dari berbagai daerah.
AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perjalanan religi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan antara Polri dengan tokoh agama serta masyarakat.
"Melalui kegiatan sowan dan ziarah ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri, ulama, dan masyarakat. Nilai-nilai keteladanan para ulama menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujarnya.
Suasana khidmat mewarnai rangkaian kegiatan. Rombongan memanjatkan doa bersama di kompleks makam Syaikhona Kholil sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar beliau dalam penyebaran dakwah Islam di Nusantara serta kontribusinya terhadap lahirnya Nahdlatul Ulama. Ardi menilai kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dalam memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus memperkokoh nilai toleransi dan moderasi di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui momentum Sowan dan Ziarah Seribu Rebana Jombang 2026, diharapkan semangat menjaga persatuan, kerukunan, serta kolaborasi antara aparat kepolisian, ulama, dan seluruh elemen masyarakat terus terpelihara demi mewujudkan Kabupaten Jombang yang aman, damai, dan harmonis.
Pengasuh Majelis SerBan, KH Nur Hadi (Mbah Bolong), menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari pihak kepolisian. "Kapolres Jombang saya pamiti, tapi malah mau ikut membersamai ziarah ke Bangkalan bersama jajarannya," ungkap Mbah Bolong
Mbah Bolong berharap kondusivitas di Jombang tetap terjaga, terlebih menjelang hajat besar organisasi nanti. "Waktu dekat Jombang akan menjadi lokasi Muktamar NU, tugas semua pihak dan polisi semoga lancar," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pengasuh Pesantren Darul Ulum Peterongan, KH Cholil Dahlan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keluhuran niat dalam menghadiri majelis ilmu dan ziarah.
"Memang kita harus dekat duduk-duduk dengan ulama, baik yang sudah wafat maupun yang masih hidup. Harus ditata dan dijaga niatnya, mau apa kita mengikuti kegiatan ini," pesan Kiai Cholil. (her)