JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER – Layanan kesehatan yang inklusif dan menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah terus digalakkan di wilayah Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Senin (13/07/2026).

Mengatasi kendala jarak dan fisik yang sering dialami oleh para lanjut usia (lansia) serta penderita penyakit kronis, Bidan Desa Karanganyar, Dwi Agustin, bersama Tim Home Care Puskesmas Ambulu melakukan aksi jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga secara langsung.

Kegiatan ini menyasar warga yang secara fisik sudah sangat terbatas untuk datang ke posyandu lansia maupun puskesmas. Kehadiran tim medis di depan pintu rumah ini menjadi angin segar sekaligus bukti nyata kehadiran negara dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bidan Dwi Agustin bersama tim tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik standar, tetapi juga memberikan perhatian yang holistik.

Bidan Desa Karanganyar, Dwi Agustin, menyampaikan bahwa program home care ini bukan sekadar menjalankan tugas medis, melainkan juga memberikan dukungan psikologis bagi para lansia.

"Banyak dari simbah-simbah kita ini yang sebetulnya rindu disapa. Ketika kami datang, tensi mereka yang awalnya tinggi kadang bisa agak turun karena mereka merasa diperhatikan dan tidak sendirian menghadapi penyakitnya," ujar Dwi Agustin di sela-sela kunjungannya.

Langkah kolaboratif antara Bidan Desa dan Puskesmas Ambulu ini mendapat apresiasi tinggi dari warga sekitar. Pihak keluarga pasien mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi bersusah payah menyewa kendaraan atau menggendong orang tua mereka yang sakit untuk pergi berobat.

Melalui konsistensi program home care ini, diharapkan angka harapan hidup lansia di Desa Karanganyar dapat terus meningkat, dan pemantauan terhadap penyakit tidak menular (PTM) dapat terkontrol dengan lebih baik demi mewujudkan Ambulu yang lebih sehat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ambulu Dr Widiarti mengatakan bahwa masyarakat bisa langsung terlayanani dengan adanya UHC (Universal Health Coverage), namun masih ada kendala ketika pasien tersebut rawap inap.

"Kalau dari segi administrasi jelas gratis mas, karena kan sudah langsung kami daftarkan UHC. Namun rata rata pasien yang rawat inap baik dipuskesmas atau rujukan mengalami kesusahan keluarga pendamping. 

Dengan berbagai alasan mulai biaya wara wiri yang besar hingga keluarga yang berada di luar kota. Nah dengan adanya pelayanan Home Care ini kami bisa memaksimalkan pelayanan ke masyarakat sesuai program Bupati Jember Gus Fawait," lengkap Kepala Puskesmas Ambulu. (Ari)