JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menggelar patroli gabungan di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Mejayan dan Kecamatan Saradan, Selasa malam (26/5/2026).

Patroli gabungan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Madiun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun serta Kasi Trantib Kecamatan Mejayan dan Saradan.

Sebelum patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi.

Kegiatan ini difokuskan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama malam takbir Idul Adha.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kabupaten Madiun, Muhaimin, mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjaga kondusivitas wilayah.

Patroli gabungan di wilayah perbatasan Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Nganjuk, Selasa malam (26/5/2026).

“Patroli malam Hari Raya Idul Adha ini bertujuan menjaga kondusivitas wilayah, khususnya terkait ketertiban dan ketentraman masyarakat di titik-titik yang dinilai rawan konflik,” ujar Muhaimin.

Dalam patroli tersebut, petugas menyisir sejumlah lokasi strategis, mulai dari GOR Pangeran Timur Caruban di Jalan Singoludro, wilayah perbatasan Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Nganjuk, Taman Asti Caruban, hingga kawasan Masjid Quba Caruban.

Muhaimin menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat pada malam Hari Raya Idul Adha mengingat tingginya mobilitas warga yang melaksanakan takbir keliling maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai.

“Sinergi seluruh elemen sangat diperlukan agar perayaan Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Patroli gabungan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan hari besar keagamaan. (jum).