JATIMPOS.CO/MALANG- Warga Desa Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang tampak sumringah. Momen bahagia bersama pada Sabtu malam (6/12/2025) terjadi saat pagelaran Campursari sekaligus launcing pelayanan online SIMAMA KEPO & BUMDes “Sejahtera” Desa Langlang.

Pagelaran seni Campursari di desa tersebut dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim bersama DPRD Provinsi Jatim yang diinisiasi Muhammad Arbayanto, S.H., M.H., anggota DPRD Provinsi Jawa Timur – Fraksi Partai Demokrat.

Sedangkan launching pelayanan online SIMAMA KEPO & BUMDes “Sejahtera” oleh Pemdes Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

SIMAMA KEPO (Sistem Koneksi Pelayanan Online) adalah inovasi digital dari Pemerintah Desa Langlang yang memungkinkan warga mengurus berbagai layanan administrasi desa secara online. Tujuannya adalah untuk mempermudah, mempercepat, dan membuat proses administrasi lebih transparan.

Adapun BUMDes "Sejahtera" adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) milik Desa Langlang berfokus pada pembangunan kemandirian ekonomi desa, termasuk melalui inisiatif ekonomi kreatif dan lapak online untuk produk-produk lokal. Layanan online mereka juga diluncurkan bersamaan dengan SIMAMA KEPO.

Hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Provinsi Jatim, pejabat Disbudpar Jatim, pejabat Pemkab dan DPRD Kabupaten Malang, Forkopimcam Singosari, Kades dan tokoh masyarakat setempat.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi atau sinergitas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur, dimana Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) menyelenggarakan pagelaran seni budaya campursari dalam rangka penguatan dan pelestarian budaya Jawa Timur,” ujar Kadisbudpar Jatim Evy Afianasari dalam amanat tertulisnya.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, selain dapat menyemarakkan, juga menjadi upaya pelestarian yang berdampak secara luas, baik pada seniman dan budayawan yang terlibat, maupun masyarakat secara umum dalam meninkatkan ekonomi kreatif.

Jawa Timur merupakan provinsi yang kaya akan potensi dan keragaman budaya, maka kita harus berbangga hati bahwa Jawa Timur memiliki 7.105 objek pemajuan kebudayaan dan 158 warisan budaya tak benda.

Kekayaan ini tentunya menjadi potensi yang patut kita banggkan dan jaga bersama, serta kita kembangkan dan manfaatkan secara maksimal guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat antusias dalam menyelenggarakan kegiatan penguatan pelestarian budaya melalui campursari uri uri budaya jawa pada hari ini. Masyarakat utamanya generasi muda, adalah garda terdepan dalam pelestarian budaya. pelibatan masyarakat lintas generasi merupakan sebagai langkah positif dalam mencapai pemajuan bangsa utamanya dalam aspek sosial dan budaya,” paparnya.

Campursari merupakan sebuah perpaduan musik tradisional dan modern yang telah menjadi ciri khas budaya jawa dan digemari masyarakat luas. Melalui kegiatan campursari ini, kita tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga menguatkan penghayatan terhadap warisan budaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni daerah, serta memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk berkarya dan berkreasi.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, mempererat persaudaraan, serta menjadi inspirasi bagi lahirnya kegiatan-kegiatan budaya lainnya di masa mendatang. akhir kata, selamat menikmati pertunjukan campursari,” pungkas Kadisbudpar Jatim.

Anggota DPRD Provinsi Jatim, Muhammad Arbayanto, S.H., M.H; menyatakan warga masyarakat khususnya generasi muda di Singosari Kabupaten Malang perlu terus ditumbuhkan upaya pelestarian nilai-nilai budaya warisan leluhur.

“Campursari merupakan produk budaya daerah, perlu ditumbuhkan rasa cinta budaya daerah dengan menggelar kegiatan semacam ini,” ujarnya. Selain itu mengembangkan aspek ekonomi lokal.

“Banyak warga berjualan, terjadi transaksi ekonomi yang saling menguntungkan. Terimakasih Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim menggelar kegiatan ini sinergi dengan DPRD Jatim. Terimakasih juga kepada semua pihak yang terlibat mensukseskan acara ini,” ujarnya.(rls/yon)