JATIMPOS.CO//AMBON- Indonesia memang sudah 81 tahun merdeka. Namun, hasil tumpah darah itu, belum dinikmati oleh seluruh anak bangsa. Terutama di pulau terdepan, yang dekat dengan negara lain.

Sadar akan hal itu, TNI AL dari Kodaeral IX Ambon melakukan ekspedisi ke pulau-pulau kecil, di Indonesia bagian timur, seperti Maluku. Mereka berkunjung ke pulau-pulau kecil itu, untuk melayani penukaran rupiah. Uang yang audah lusuh, diganti dengan rupiah baru.

Tak hanya itu, Kodaeral Ambon, juga adakan bakti kesehatan. Diantaranya pada warga Wonreli. Kehadiran negara, kembali dirasakan masyarakat di wilayah kepulauan terpencil itu.

Tim yang bernama Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Bank Indonesia Provinsi Maluku 2026, bersama Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX ini, menghadirkan layanan Rupiah, dan bakti kesehatan bagi masyarakat Desa Wonreli, Kecamatan Kisar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Selama sehari, pada Minggu 30 Agustus 2026, kemarin.

Ekspedisi rupiahnya yang merupakan gabungan TNI AL dan BNI, merapat di Dermaga Wonreli. Mereka melaksanakan layanan Kas Keliling dan bakti kesehatan di halaman Desa Wonreli, Pulau Kisar. Tempat tersebut menjadi sasaran kedua dalam rangkaian pelaksanaan ERB 2026 di Maluku.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi Rupiah. Sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak hanya membawa misi pelayanan rupiah. Juga menjadi sarana memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Tim Kesehatan Kodaeral IX bersama Tim ERB memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada warga Desa Wonreli. Sebanyak 86 warga memanfaatkan layanan tersebut.

Pemeriksaan menemukan sejumlah kasus kesehatan rungan, seperti kolesterol, asam urat, pengapuran tulang, gangguan lambung, pegal linu, gatal-gatal, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Komandan KRI Posepa-870 Mayor Laut (P) Muhammad Fachri mengatakan, kehadiran unsur TNI AL bersama Bank Indonesia dalam kegiatan ERB merupakan bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan akses pelayanan yang sulit.

Antusiasme masyarakat mengikuti rangkaian pelayanan cukup tinggi.

Melalui pelaksanaan sinergi TNI AL dan Bank Indonesia, terus bergerak dari satu pulau ke pulau lainnya. Untuk menjangkau wilayah terdepan dan kepulauan, untuk memastikan layanan Rupiah. Sekaligus manfaat sosial dapat dirasakan masyarakat.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Pulau Kisar, KRI Posepa-870 melanjutkan pelayaran menuju Pulau Moa untuk meneruskan misi Ekspedisi Rupiah Berdaulat.

Perjalanan tersebut menegaskan semangat pengabdian yang terus bergerak melintasi batas geografis. Bersama rakyat, TNI AL hadir menjaga kedaulatan sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat di wilayah kepulauan Indonesia. (nas)