JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – Rangkaian Padhang Mbranang 2026 resmi ditutup di halaman Balai Kota Madiun, Sabtu (25/7/2026) malam. Penutupan ditandai dengan pengumuman pemenang kompetisi video mapping yang diikuti 15 karya dari berbagai daerah.

Dalam ajang tersebut, Tim Kilas keluar sebagai juara pertama melalui karya berjudul Wekasan dengan perolehan nilai 84. Posisi kedua diraih Tebi lewat karya Ngrembaka dengan nilai 81, sedangkan juara ketiga diraih Acobien melalui karya Pleiades Asmarandana dengan nilai 79.

Penghargaan diserahkan langsung kepada para pemenang di atas panggung. Trofi juara pertama diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun Bagus Panuntun, juara kedua oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, dan juara ketiga oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Madiun Noor Aflah.

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun mengungkapkan selama tiga hari penyelenggaraan Padhang Mbranang, Kota Madiun dipadati wisatawan. Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kegiatan kreatif mampu menjadi daya tarik baru bagi kota tersebut.

Ia mengakui penyelenggaraan Padhang Mbranang merupakan proyek yang pada awalnya dipersiapkan dalam waktu terbatas. Namun, kegiatan dapat terlaksana dengan baik meski masih memerlukan sejumlah evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.

Bagus Panuntun juga menegaskan Balai Kota Madiun kini dibuka sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk para pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif untuk menggelar berbagai kegiatan.

"Pemerintah ingin Balai Kota tidak hanya menjadi tempat bekerja, tetapi juga menjadi ruang bertemu masyarakat dengan pemerintah serta wadah bagi kreativitas warga," ujarnya.

Ia berharap Padhang Mbranang kembali digelar pada 2027 dengan konsep yang lebih kuat melibatkan kreator lokal. Jika tahun ini sebagian besar karya berasal dari luar daerah hingga mancanegara, seperti Vietnam, tahun depan diharapkan semakin banyak seniman dan kreator asal Kota Madiun yang berpartisipasi.

Bagus Panuntun juga menyampaikan harapan agar Padhang Mbranang memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan citra Kota Madiun.

Dengan mengucapkan basmalah, ia kemudian secara resmi menutup penyelenggaraan Padhang Mbranang 2026. (jum).