JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sekaligus memperkuat digitalisasi layanan keuangan daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang dirangkaikan dengan Pengundian Hadiah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah, Bank Jatim, Bapenda Provinsi Jawa Timur, serta seluruh pihak yang telah mendukung percepatan digitalisasi transaksi dan peningkatan pendapatan daerah.

Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Mojokerto meraih predikat Terbaik II TP2DD Awards kategori kabupaten wilayah Jawa-Bali pada 2025 menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghasilkan kinerja yang membanggakan. Prestasi tersebut diharapkan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun 2026.

Selain membahas penguatan digitalisasi, Wakil Bupati menegaskan bahwa pengundian hadiah PKB merupakan bentuk penghargaan bagi masyarakat yang telah memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan tepat waktu. Program tersebut juga menjadi sarana edukasi agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak daerah terus meningkat.

"Melalui pemberian apresiasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang disiplin membayar pajak karena hasilnya akan kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Mojokerto," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, memaparkan perkembangan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 28 Juli 2026. Dari target PAD sebesar Rp881,7 miliar, realisasi telah mencapai sekitar Rp528,5 miliar atau 59,95 persen.

Adapun penerimaan pajak daerah ditargetkan sebesar Rp529,7 miliar dengan realisasi mencapai Rp311,7 miliar atau sekitar 58,85 persen. Ia mengakui masih terdapat tantangan pada semester kedua agar target penerimaan dapat tercapai secara maksimal hingga akhir tahun.

"Kami akan terus mengoptimalkan berbagai strategi untuk meningkatkan penerimaan daerah, termasuk memperluas pemanfaatan sistem pembayaran digital dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak," jelas Nurul.

Acara tersebut turut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, perwakilan Bapenda Provinsi Jawa Timur, jajaran Bank Jatim, serta sejumlah pemangku kepentingan yang selama ini berperan dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah dan implementasi ETPD di Kabupaten Mojokerto. ( din)