JATIMPOS.CO/MOJOKERTO – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Mojokerto. Kapolres Mojokerto AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026 di desa Lebaksono Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi para Pejabat Utama Polres Mojokerto bersama unsur Forkopimca Pungging dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Penanaman jagung dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya musim tanam Kuartal III, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bibit jagung hibrida kepada perwakilan kelompok tani.
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, serta para petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mojokerto.
Tak hanya mengikuti prosesi penanaman, Kapolres juga menggelar dialog bersama Forkopimca Pungging dan Gapoktan. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai masukan, membahas tantangan yang dihadapi petani, hingga merumuskan langkah bersama agar program swasembada pangan dapat berjalan lebih optimal.
AKBP Andi Yudha Pranata menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di bidang pertanian.
"Keberhasilan swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, hingga para petani. Polres Mojokerto siap mengawal dan mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani," ujar Kapolres.
Menurutnya, seluruh aspirasi dan kendala yang disampaikan para petani maupun unsur Forkopimca akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pelaksanaan program di lapangan.
Melalui penanaman jagung serentak ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Mojokerto semakin meningkat, sekaligus memperkokoh sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kemandirian pangan dan mendukung target swasembada pangan nasional. (din)