JATIMPOS.CO/MALANG- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur meraih Piagam Penghargaan Jatim Public Relation Awards (JPRA) 2025 sebagai TERBAIK III Kategori Media Sosial Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Pengumuman pemenang Jatim Public Relation Awards (JPRA) 2025 menjadi salah satu sesi apresiasi di International Conference ICCF 2025 Nusantaraya di MCC Malang, Sabtu (8/11/2025).
“Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas komitmen dalam menghadirkan informasi yang edukatif, kreatif, dan inspiratif melalui media sosial, serta memperkuat peran Disbudpar Jatim sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Kadisbudpar Jatim Evy Afianasari.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak mari terus bersama menjaga dan memajukan budaya serta pariwisata Jawa Timur agar semakin dikenal dan dicintai,” tambahnya.
JPRA 2025, yang diselenggarakan oleh Pemprov Jawa Timur, merupakan bentuk apresiasi kepada praktisi humas pemerintah se-Jatim atas inovasi dan kinerja dalam menyampaikan informasi serta program pembangunan kepada masyarakat. Tahun ini JPRA mengusung tema “Peran Jawa Timur dalam Mendukung Indonesia Bersatu, Berdaulat, Maju dan Sejahtera.”
Penghargaan diberikan dalam rangkaian Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang berlangsung di Malang Creative Center (MCC), pada Sabtu (8/11/2025).
Acara penganugerahan turut dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, serta Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, menegaskan pengakuan nasional terhadap peran strategis komunikasi publik daerah.
Dalam laporannya Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menjelaskan, penghargaan JPRA dilakukan, untuk menilai berbagai konten informasi pada kategori website, media sosial, video kreatif, rilis pers, dan program komunikasi publik yang diselenggarakan oleh humas perangkat daerah dan pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur.
"Penghargaan JPRA ini adalah wujud kami dalam memberikan apresiasi kepada Humas Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan layanan informasi terbaik dan menstimulasi peran strategis kehumasan dalam menyajikan konten informatif bagi masyarakat," jelasnya.
"Semoga penghargaan ini dapat memicu untuk perangkat daerah dan kabupaten/kota di Jawa Timur untuk terus memperbaiki tata kelola data dan pelayanan informasi publik yang lebih baik," tutur Sherlita (yon)