JATIMPOS.CO//KOTA PASURUAN – Sebanyak 51 atlet pelajar Kota Pasuruan dipersiapkan untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Kontingen tersebut diharapkan mampu bersaing secara maksimal dan mengharumkan nama daerah dalam kompetisi tingkat provinsi yang berlangsung hingga 11 November 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo di Gedung Gradika, Kamis (5/11/2026). Prosesi ditandai dengan penyerahan bendera Kota Pasuruan kepada perwakilan atlet sebagai simbol dukungan dan kepercayaan pemerintah daerah terhadap para peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Lucky Danardono, Asisten I Imam Subekti, perwakilan Ketua KONI Kota Pasuruan, jajaran pengurus KONI, pelatih, manajer tim, serta pendamping atlet.
Dari total peserta, sebanyak 41 atlet mengikuti POPDA dengan didampingi 15 official. Sementara itu, 10 atlet lainnya akan berlaga di PEPARPEDA bersama empat official. Mereka akan menghadapi persaingan dengan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Dalam arahannya, Adi menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan strategi sebelum menghadapi pertandingan. Ia juga meminta atlet memanfaatkan hasil latihan serta mempelajari kemampuan lawan agar dapat tampil optimal.
“Manfaatkan latihan yang telah dilaksanakan secara rutin. Pelajari kekuatan dan kelemahan lawan, serta kenali kemampuan diri sendiri agar dapat menyusun strategi pertandingan dengan tepat,” ujar Adi.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali, tetapi juga sikap dan perilaku atlet selama kompetisi. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga emosi, menghormati lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
“Junjung tinggi sportivitas dan fair play. Menanglah dengan kejujuran, bertandinglah dengan martabat, dan jangan menggunakan cara-cara yang tidak terpuji,” tegasnya.
Adi juga mengingatkan pelatih dan official agar memperhatikan kesehatan serta keselamatan atlet selama mengikuti kejuaraan. Kedisiplinan, kesopanan, dan tanggung jawab dinilai penting untuk menjaga nama baik Kota Pasuruan di tingkat provinsi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Olahraga Kota Pasuruan, Budi Santoso, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam POPDA dan PEPARPEDA merupakan bagian dari pembinaan olahraga pelajar sekaligus tolok ukur hasil latihan atlet.
“Kami berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Persiapan yang telah dilakukan harus menjadi modal untuk meraih hasil maksimal,” kata Budi. (shl)