JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim terus mengakselerasi transformasi digital melalui pembaruan aplikasi JConnect Mobile. Upaya ini tidak hanya menyasar peningkatan layanan perbankan, tetapi juga mendukung ekosistem transaksi digital di daerah, termasuk di Kabupaten Bondowoso.
Sosialisasi aplikasi tersebut dilakukan secara aktif kepada Pimpinan Daerah, mulai dari Bupati, Wabup, Sekda seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta masyarakat luas. Selain Pimpinan Daerah, Kegiatan ini juga menyasar ruang-ruang publik seperti pasar induk Bondowoso, kawasan Car Free Day, hingga titik-titik keramaian lainnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa digitalisasi perbankan tidak lagi terbatas pada nasabah individu, melainkan juga menyasar sektor pemerintahan dan layanan publik. Bank Jatim berupaya membangun kebiasaan transaksi non-tunai yang lebih luas dan inklusif.
JConnect Mobile hadir dengan tampilan yang lebih modern dan intuitif. Pengalaman pengguna menjadi fokus utama, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang cepat dan praktis.
Selain itu, aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan transaksi dalam satu platform. Mulai dari transfer dana, pembayaran digital, hingga pengelolaan rekening dan kartu kini dapat dilakukan secara lebih efisien.
Kepala Bank Jatim Cabang Bondowoso, Heru, menegaskan bahwa pembaruan ini merupakan respons terhadap perkembangan perilaku masyarakat di era digital.
" Melalui JConnect Mobile ini, kami ingin memberikan pengalaman layanan yang lebih modern dan efisien bagi nasabah. Tidak hanya dari sisi tampilan, tetapi juga dari kelengkapan fitur yang semakin memudahkan berbagai transaksi keuangan," ujarnya. Rabu (13/05/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah fitur unggulan yang dihadirkan meliputi antarmuka yang lebih ramah pengguna, pembukaan rekening secara online, hingga sistem login biometrik yang dinilai lebih aman dan praktis.
Kemudahan lain juga hadir melalui fitur top up e-wallet, pembayaran digital, hingga penjadwalan transaksi. Fitur notifikasi real-time turut memperkuat kontrol pengguna terhadap aktivitas keuangan mereka.
Heru menambahkan, pihaknya mendorong seluruh nasabah di Bondowoso untuk segera memperbarui aplikasi agar dapat menikmati berbagai fitur terbaru yang telah disediakan.
Di sisi lain, transformasi digital ini juga mendapat respons positif dari Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso, Slamet Yantoko, menilai kehadiran New JConnect membawa dampak signifikan terhadap kemudahan layanan publik.
Menurutnya, ke depan berbagai jenis pajak daerah seperti BBB, BPHTB, dan sektor lainnya akan diarahkan pada sistem pembayaran berbasis digital melalui kolaborasi dengan perbankan.
" Ini akan menjadi percepatan bagi wajib pajak untuk memenuhi kewajiban mereka. Dengan sistem digital, prosesnya lebih mudah, cepat, dan transparan," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bank Jatim terhadap program Bapenda, termasuk rencana pelaksanaan pekan pajak serta penyediaan fasilitas pembayaran berbasis QRIS yang telah membantu masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak secara non-tunai.(Eko)
