JATIMPOS.CO//TRENGGALEK - Adalah fondasi utama pembangunan sebuah desa. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Desa Jambu dalam menyelenggarakan kegiatan Posyandu periode Oktober 2026. Sebagai pusat pelayanan terpadu berbasis masyarakat, Posyandu di desa ini hadir sebagai garda terdepan untuk menjaga kesehatan ibu hamil, bayi, balita, hingga para lansia Kamis, (8/10/2026).
Kini, pelayanan kesehatan di Desa Jambu semakin dekat dengan warga berkat adanya 7 (tujuh) Posyandu yang tersebar merata di 3 (tiga) wilayah dusun, salah satunya Pos 1 Balai Desa di dusun Krajan Desa Jambu. Kolaborasi harmonis menjadi kunci utama suksesnya program ini, di mana Kader Posyandu Desa Jambu bergerak bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Pucanganak, dengan fasilitas penuh dari Pemerintah Desa Jambu.
Bagi generasi penerus, Posyandu Balita rutin memberikan layanan esensial seperti penimbangan, pengukuran tumbuh kembang, imunisasi, pemeriksaan rutin, penyuluhan kesehatan, hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bernutrisi.
Tidak hanya fokus pada balita, kasih sayang dan perhatian desa juga tercurah untuk warga senior melalui Posyandu Lansia (usia 60 tahun ke atas). Lewat pendekatan promotif dan preventif, para lansia diajak untuk tetap mandiri, aktif, dan produktif. Berbagai layanan disiapkan khusus untuk mereka, mulai dari pemeriksaan fisik (BB, TB, tekanan darah), konseling, penyuluhan gizi, hingga deteksi dini masalah mental dan kognitif. Tak ketinggalan, pemeriksaan laboratorium sederhana (gula darah, kolesterol, asam urat) serta kegiatan menyenangkan seperti senam lansia dan interaksi sosial juga rutin digelar.
Pada akhirnya, gerakan Posyandu Desa Jambu bukan sekadar tempat berobat. Ini adalah ruang bagi seluruh warga untuk berpartisipasi nyata dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan pelayanan kesehatan demi kemajuan desa Jambu tercinta. (Ard)