JATIMPOS.CO/TUBAN — Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan sejak dini terus dilakukan tim Early Work Project GRR Tuban PT Pertamina Patra Niaga (PPN). Melalui program GRR Tuban Goes to School 2026, generasi muda dibekali pengetahuan dan keterampilan menghadapi potensi bahaya kebakaran.
Kegiatan bertajuk Sosialisasi Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bahaya Kebakaran tersebut digelar di Madrasah Aliyah (MA) Manbail Futuh, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (29/9/2026). Program ini mendapat dukungan dari PRPP serta menghadirkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban sebagai narasumber.
Para siswa tidak hanya mendapatkan materi mengenai penyebab dan pencegahan kebakaran, tetapi juga mengikuti praktik penanganan kebakaran ringan menggunakan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Kepala MA Manbail Futuh, Yasin, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi keselamatan menjadi bagian penting dari pembelajaran siswa karena bekal yang dibutuhkan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik.
“Anak-anak tidak hanya perlu memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga berbagai keterampilan yang dapat bermanfaat ketika mereka terjun ke masyarakat dan mengambil peran di berbagai bidang,” ujar Yasin.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMAN 2 Tuban, Samsuri. Sekolah tersebut menjadi salah satu penerima program GRR Tuban Goes to School pada hari sebelumnya.
Samsuri mendorong para siswa yang mengikuti kegiatan agar tidak berhenti pada pemahaman pribadi, tetapi turut membagikan pengetahuan mengenai keselamatan dan pencegahan kebakaran kepada teman maupun keluarga.
Pjs. Senior Project Manager Early Work GRR Tuban PT PPN, Febrian Dwi Prastyo, mengatakan edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi dan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya keselamatan, termasuk kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka maupun lingkungan sekitarnya,” kata Febrian.
Menurut Febrian, generasi muda memiliki posisi penting dalam menyebarluaskan budaya keselamatan. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah diharapkan dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Program GRR Tuban Goes to School telah dilaksanakan sejak 2023 dan menjadi agenda tahunan tim Early Work Project GRR Tuban. Hingga 2026, program tersebut tercatat telah menjangkau 1.690 siswa dari 12 sekolah menengah di Kabupaten Tuban.
Melalui program tersebut, perusahaan mendorong terbentuknya generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap keselamatan sekaligus mampu berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagaimana tercermin dalam Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4 tentang pendidikan berkualitas. (min)