JATIMPOS.CO//SURABAYA – Ribuan pelari yang akan ambil bagian dalam Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 pada Minggu (4/10) bakal menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Surabaya. Bersamaan dengan pelaksanaan lomba, sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan rute perlombaan akan mengalami pengaturan dan rekayasa lalu lintas mulai dini hari.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama kepolisian dan sejumlah dinas terkait menyiapkan skema pengalihan arus untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga keselamatan pelari. Rekayasa lalu lintas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 00.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dishub Kota Surabaya, Hanang Prasetyo, mengatakan pengaturan arus akan dilakukan secara situasional. Artinya, penutupan maupun pengalihan arus menyesuaikan pergerakan peserta marathon dan kondisi lalu lintas di lapangan.
“Acara seperti ini tidak setiap saat diadakan di Surabaya. Karena itu, mohon dukungan dari warga masyarakat Surabaya untuk acara Surabaya ISOPLUS Marathon 2026,” ujar Hanang, Kamis (1/10/2026).
Pengaturan tersebut tidak hanya menyasar kawasan pusat kota. Sejumlah akses dari kawasan Surabaya Timur, Selatan, hingga Barat juga terdampak karena bersinggungan dengan rute perlombaan. Kondisi ini membuat pengguna jalan perlu mencermati jalur perjalanan sejak sebelum berangkat, terutama pada Minggu pagi.
Kendaraan dari Jalan Gemblongan menuju Genteng Kali, misalnya, akan diarahkan melalui Jalan Tunjungan dan Jalan Simpang Dukuh. Sementara arus dari Jalan Ambengan menuju Jalan Ngemplak diarahkan lurus menuju Undaan Kulon.
Dari Jalan Gubernur Suryo menuju Jalan Yos Sudarso, kendaraan dialihkan ke Jalan Panglima Sudirman dengan sistem buka-tutup setelah pukul 06.20 WIB. Skema serupa diberlakukan bagi kendaraan dari Jalan Pemuda menuju Yos Sudarso.
Sementara kendaraan dari Jalan Jimerto menuju Jalan Jaksa Agung Suprapto maupun Jalan Walikota Mustajab diarahkan putar balik menuju Jalan Ambengan. Dari kawasan Boulevard WTC menuju Ketabang Kali, kendaraan diarahkan belok kanan menuju Jalan Gubeng Pojok.
Pengguna jalan dari kawasan Surabaya Timur juga perlu memperhatikan perubahan arus. Kendaraan dari Jalan Dharmawangsa menuju Jalan Pucang diarahkan ke Bundaran ITS hingga pukul 06.30 WIB. Pengalihan serupa berlaku bagi kendaraan dari Jalan Karang Menjangan menuju Jalan Menur.
Sedangkan kendaraan dari Jalan Dharmahusada Indah dan Jalan Ir. H. Soekarno menuju Klampis serta Jalan Arif Rahman Hakim diarahkan ke Bundaran ITS hingga pukul 06.30 WIB.
Di sisi lain, kendaraan dari Jalan Mayjen Soengkono menuju Jalan Diponegoro diarahkan melalui Padmosuastro. Arus dari Jalan Pahlawan menuju Jalan Tunjungan dialihkan melalui Jalan Kramat Gantung. Sedangkan kendaraan dari Jalan Pandegiling menuju Jalan Dinoyo diarahkan melalui Embong Malang.
Kendaraan dari Jalan Kramat Gantung menuju Undaan juga dialihkan melalui Jalan Peneleh dan Jalan Ahmad Jais.
Dishub memastikan pembukaan kembali ruas jalan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan seluruh ruas kembali normal pada pukul 10.00 WIB. Petugas kepolisian dan unsur terkait akan ditempatkan di sejumlah persimpangan yang berpotensi mengalami kepadatan.
Masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan jalur utama, tetapi juga memperhitungkan waktu perjalanan. Pengguna jalan di sekitar rute marathon disarankan berangkat lebih awal, mengikuti rambu sementara serta mematuhi arahan petugas.
Selain persoalan lalu lintas, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 juga membawa misi promosi kota. Rute lomba dirancang melewati sejumlah ikon Surabaya, antara lain Tugu Pahlawan, Tugu Bambu Runcing, Hotel Majapahit, Monumen Karapan Sapi, Monumen Kapal Selam, serta sejumlah kawasan heritage.
Konsep tersebut menjadikan lomba lari bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga bagian dari city branding. Kehadiran pelari dari berbagai daerah sekaligus memberi kesempatan bagi Surabaya memperkenalkan ruang publik, sejarah, dan kawasan ikoniknya kepada peserta.
Untuk peserta yang telah terdaftar, pengambilan race pack dilaksanakan di Mal Ciputra World Surabaya lantai GF pada Jumat (2/10) pukul 11.00-20.00 WIB dan Sabtu (3/10) pukul 11.00-18.00 WIB.
Dengan pengaturan lalu lintas yang berlangsung sejak tengah malam hingga pagi, masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan. Keselamatan pelari, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan warga menjadi tiga aspek yang harus berjalan beriringan selama Surabaya ISOPLUS Marathon 2026. (fred)