JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – Ajang Padhang Mbranang 2026 memasuki hari kedua dengan agenda utama penilaian 15 karya video mapping yang sebelumnya ditampilkan dalam sesi showcase. Empat dewan juri yang terdiri dari tiga juri asal Indonesia dan satu juri internasional dari Malaysia menilai setiap karya di hadapan para pengunjung yang memadati halaman Balai Kota Madiun, Sabtu (25/7/2026) malam.

Selain menyaksikan kompetisi video mapping, masyarakat juga menikmati beragam instalasi digital art dan immersive visual yang tersebar di kawasan Balai Kota hingga koridor Pahlawan Street Center (PSC). Sebelum penayangan karya dimulai, suasana semakin semarak dengan penampilan DJ Webssky yang menghibur pengunjung.

Panitia juga mengingatkan pengunjung untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama acara berlangsung. Pengunjung yang ingin memasuki area koridor di bawah Patung Merlion diarahkan menggunakan pintu masuk dari sisi timur, sedangkan akses di kawasan depan Menara Eiffel difungsikan sebagai pintu keluar. Masyarakat juga diimbau mengantre dengan tertib saat berfoto di berbagai spot Instagramable yang tersedia.

Kemeriahan Padhang Mbranang tidak hanya menghadirkan pengalaman visual, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi talenta lokal. Sejumlah peserta berasal dari Kota Madiun, bahkan beberapa di antaranya masih berstatus pelajar SMA. Kehadiran generasi muda tersebut menunjukkan potensi besar sumber daya manusia kreatif di bidang teknologi dan seni digital.

Selama penyelenggaraan, kawasan PSC berubah menjadi ruang publik kreatif yang dipenuhi karya visual interaktif. Ribuan warga Kota Madiun maupun wisatawan dari luar daerah memanfaatkan momen tersebut untuk menikmati pertunjukan cahaya sekaligus mengabadikan suasana malam di pusat kota.

Sedangkan pada malam ketiga, Minggu (26/7/2026), akan menjadi puncak acara dengan pengumuman para pemenang kompetisi video mapping. Seluruh rangkaian kegiatan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Pemerintah Kota Madiun agar dapat disaksikan masyarakat dari berbagai daerah.

Padhang Mbranang 2026 merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun yang mengusung tema "Madiun Berkilau". Sebelumnya, Wali Kota Madiun Bagus Panuntun menyebut tema tersebut menjadi simbol optimisme menuju visi Madiun Maju Mendunia 2030.

Melalui karya berbasis teknologi dan dukungan perangkat video mapping milik Pemerintah Kota Madiun, festival ini diharapkan menjadi agenda unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus memperkuat posisi Kota Madiun sebagai salah satu pusat seni digital di Indonesia. (jum).