JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO - Kabar baik bagi pengguna jalan di wilayah Modopuro-Leminggir Kabupaten Mojokerto. Proyek pelebaran ruas jalan tersebut kini telah tuntas, bahkan penyelesaiannya lebih cepat dibanding batas akhir kontrak.

Pekerjaan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan jalan kabupaten.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah, S.T., M.E., melalui Kepala Bidang Bina Marga Henri Surya, S.T., M.T., mengatakan pekerjaan pelebaran ruas Modopuro-Leminggir telah diselesaikan sebelum masa kontrak berakhir.

"Pekerjaan pelebaran ruas Jalan Modopuro-Leminggir telah rampung sebelum batas akhir kontrak," kata Henri, Rabu (16/9/2026).

Proyek tersebut memiliki volume pekerjaan 5,50 meter x 300 meter. Anggarannya mencapai Rp1.258.801.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026.

Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada CV Lutfi Bangun Persada dengan durasi kontrak 150 hari kalender. Secara administratif, pekerjaan berlangsung mulai 4 Juni hingga 31 Oktober 2026.

Namun, pekerjaan di lapangan berhasil dituntaskan lebih awal.

Penyelesaian tersebut membuat manfaat peningkatan infrastruktur jalan dapat lebih cepat dirasakan masyarakat, khususnya warga yang setiap hari menggunakan jalur Modopuro-Leminggir untuk menjalankan berbagai aktivitas.

Menurut H. Henri, pelebaran jalan bukan sekadar memperbesar ruang bagi kendaraan. Infrastruktur yang lebih memadai juga berkaitan erat dengan kelancaran pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

"Manfaat utama dari pekerjaan ini adalah memperlancar hubungan ekonomi dan sosial masyarakat. Jalan yang lebih memadai tentu akan mendukung mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas perekonomian di wilayah sekitar," jelasnya.

Lanjut dikatakan H. Henri Keberadaan jalan dengan kondisi dan lebar yang lebih memadai diharapkan mampu menunjang arus transportasi sekaligus meningkatkan akses masyarakat menuju berbagai pusat kegiatan.

"Program pelebaran jalan menuju standar menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, " imbuhnya.

Dengan rampungnya proyek Modopuro-Leminggir lebih cepat dari jadwal kontrak, pemerintah berharap peningkatan akses tersebut segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam menunjang mobilitas maupun menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah sekitar. (din)