JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO – Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Dr. H. Afifudin Zamroni, Lc., M.E., melakukan ziarah ke Makam Syekh Jumadil Kubro di kawasan wisata religi Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, di sela agenda kunjungan kerjanya, Kamis (11/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pria yang akrab disapa Gus Afif untuk melihat secara langsung kondisi kawasan wisata religi yang selama ini menjadi salah satu tujuan utama para peziarah dari berbagai daerah.
Setibanya di lokasi, Gus Afif disambut Kepala Desa Sentonorejo, M. Sodiq, bersama perangkat desa, pendamping desa, serta sejumlah awak media. Selanjutnya, ia memasuki kompleks makam untuk melaksanakan doa dan tahlil sebagai bentuk penghormatan kepada ulama besar yang memiliki jejak penting dalam sejarah perkembangan Islam di Nusantara.
Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai prosesi ziarah yang berlangsung di area makam yang selama ini dikenal sebagai salah satu situs bersejarah di wilayah Trowulan.
Usai berziarah, Gus Afif menyoroti besarnya potensi yang dimiliki kawasan Troloyo sebagai destinasi wisata religi. Menurutnya, keberadaan situs-situs bersejarah tersebut merupakan aset berharga yang harus dijaga sekaligus dikelola secara optimal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Troloyo memiliki daya tarik yang luar biasa, baik dari sisi sejarah, budaya maupun spiritual. Potensi ini perlu terus diperkuat agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi warga," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam menciptakan tata kelola kawasan wisata yang tertata, nyaman, dan ramah bagi para peziarah.
Menurut Gus Afif, pengembangan wisata religi tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan situs makam, tetapi juga perlu didukung dengan peningkatan fasilitas, kebersihan lingkungan, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
"Ketika pengelolaan dilakukan dengan baik, wisata religi akan menjadi kekuatan besar bagi pembangunan desa. Nilai sejarah tetap terjaga, sementara masyarakat juga memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi," katanya.
Ia juga berharap kawasan Troloyo dapat terus berkembang sebagai pusat wisata religi yang tidak hanya dikenal di tingkat regional, tetapi juga mampu menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Ziarah ke Makam Syekh Jumadil Kubro tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Gus Afif di Desa Sentonorejo untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengidentifikasi potensi desa yang dapat dikembangkan sebagai penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga berbasis kearifan lokal. (din)