JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), turun langsung ke lapangan untuk memastikan program pelayanan kesehatan jemput bola Home Care berjalan optimal. Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait menyambangi kediaman dua warga lanjut usia (lansia) Mbah Sumirus dan Mbah Rubiah, di RW 09 Dusun Krajan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul.
Kedatangan Gus Fawait bertujuan untuk melihat secara detail sejauh mana efektivitas program Home Care dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan perlakuan medis khusus, khususnya bagi kelompok rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Dalam kunjungannya, Bupati memeriksa langsung alur pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim medis Puskesmas setempat kepada para lansia. Tidak hanya memantau pemeriksaan fisik standar seperti cek tekanan darah dan kesehatan umum, Gus Fawait juga menjajal secara langsung fasilitas telemedicine. Layanan ini memungkinkan pasien lansia di desa untuk berkonsultasi jarak jauh secara real-time dengan dokter sub-spesialis.
"Program Home Care ini kita hadirkan agar masyarakat, terutama para lansia yang sulit berpergian ke fasilitas kesehatan, tetap mendapatkan hak pelayanan medis yang layak dan berkualitas. Bahkan dengan kemajuan telemedicine, konsultasi langsung ke dokter sub-spesialis kini bisa dijangkau dari dalam rumah warga," ujar Gus Fawait di sela-sela peninjauannya, Selasa, (28/07/2026).
Sebagai bentuk transparansi dan kepastian penanganan berkesinambungan, Gus Fawait menutup kunjungannya dengan menempelkan stiker Home Care di dinding rumah lansia yang dikunjungi. Stiker penanda tersebut memuat rincian informasi medis serta jadwal kunjungan rutin petugas kesehatan setiap bulannya.
"Untuk hasil Telemedicine tadi ada lansia yang satu harus melalukan proses MRI di rumah sakit Dr Soebandi, karena sudah lumpuh selama dua tahun. Nah kami juga sudah menyiapkan armada Home Care untuk nantinya para nakes yang mendampingi bisa mengantar ke layanan Rumah Sakit Daerah yang ada di Kabupaten Jember," lengkapnya.
Melalui penempelan stiker tersebut, keluarga pasien maupun masyarakat sekitar dapat ikut memantau ketepatan jadwal hadir para petugas medis, sehingga program kesehatan gratis dan terintegrasi ini benar-benar teruji dampaknya bagi masyarakat Jember.
Sementara itu, Kepala Desa Tanggul Kulon, Arifin Wahyuono yang ikut mendampingi proses ini mengatakan bahwa program Home Care ini sangat membantu masyarakat kecil. Pihak desa siap berkolaborasi untuk memperlancar program Home Care di wilayahnya.
"Terima Kasih Gus Bupati karena sudah punya program yang Pro rakyat kecil. Kami pihak desa siap membantu ketika nanti dibutuhkan untuk ikut berperan dalam program Home Care ini. Home Care ini betul betul mimpi banyak masyarakat kecil yang punya dokter pribadi," ulasnya. (Ari)