JATIMPOS.CO/MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membatalkan dua perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) keberangkatan Selasa (28/4/2026) menyusul insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.
Kedua perjalanan yang dibatalkan tersebut yakni KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun–Pasar Senen dan KA 149 Singasari relasi Blitar–Pasar Senen.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pembatalan dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api guna mendukung proses penanganan di lokasi kejadian sekaligus memastikan keselamatan perjalanan.
“Penyesuaian ini dilakukan agar operasional kereta api tetap terkendali dan keselamatan perjalanan dapat terjaga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Selain pembatalan dua KA tersebut, KAI juga untuk sementara menghentikan seluruh perjalanan KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Kebijakan ini diambil untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan insiden di lapangan.
Bagi pelanggan yang terdampak pembatalan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Proses pembatalan dapat dilakukan di stasiun keberangkatan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan (H+7).
KAI mengimbau pelanggan untuk memantau informasi resmi terkait perjalanan kereta api dan menghubungi layanan pelanggan jika membutuhkan bantuan lebih lanjut. (jum).
