JATIMPOS.CO/REMBANG - Pemerintah Kabupaten Rembang secara resmi menerima sebanyak 167 mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe Tuban yang akan melakukan pengabdian atau kuliah kerja nyata (KKN) di sejumlah desa di Kabupaten Rembang. Serah terima Mahasiswa tersebut dilaksanakan di Aula Lantai IV Setda Kabupaten Rembang, Selasa, (21/7/2026).

Penyerahan mahasiswa dilakukan Rektor Unirow, Prof. Dr. Warli, M.Pd didampingi Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Ketua KPM, Wakil Rektor dan Dosen Pembimbing Lapangan.

Sedangkan dari pihak pemerintah Kabuaten Rembang, mahasiswa diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang. Turut hadir pula Kepala Organisasi Perangkat Derah (OPD), camat, serta Kepala Desa yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa.

Sekda Kabupaten Rembang, Dr. Fahrudin, bangga memilih Rembang sebagai salah satu lokasi KKN. Baginya, KKN merupakan bentuk kerjasama nyata antara perguruan tinggi dengan pemerintah yang tujuan utamanya menyukseskan pembangunan di Kabupaten Rembang.

“Unirow adalah perguruan tinggi mitra dalam mensukseskan pembangunan di Rembang,” ujar Fahrudin.

Fahrudin mengaku hadirnya mahasiswa Unirow di tengah masyarakat dapat membantu pemerintah dari berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dicanangkan.

Karena itu, ia secara Khusus meminta kepada seluruh camat dan Kepala Desa yang menjadi lokasi KKN supaya secara intens memperhatikan dan mendukung segala program yang akan dilakukan oleh amhasiswa.

“Berikan pendampingan kepada mahasiswa, jadikan mereka bagian dari pembangunan desa,” sambungnya.

Sementara itu, Rektor Unirow, Prof. Dr. Warli menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang yang kembali membuka ruang kemitraan dengan menerima mahasiswa KKN.

“Tahun lalu kami diterima dengan sangat baik, dan tahun ini kembali mendapatkan kepercayaan lagi,” ungkapnya.

Dengan mengusung tema ‘Implementasi Kampus Berdampak Melalui Suksesi Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Dan Indah)’ Unirow mempunyai target dan harapan yang harus dicapai.

Unirow berkeinginan supaya mahasiswa mampu menghadirkan perubahan positif di desa lokasi pengabdian. Setelah selesai kegiatan, desa yang ditingalkan nanti harus menjadi desa yang lebih aman, sehat, bersih dan indah. sehingga KKN tahun ini bisa benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam pelaksaan KKN 2026, mahasiswa akan disebar di 10 desa. Dengan rincian Kecamatan Kragan di Desa Narukan, Desa Watupecah, Desa Sudan, Desa Sumurtawang, Desa Ngasinan, Desa Tanjungsari. Kecamatan Sarang di Desa Babaktulung. Kecamatan Sale di Desa Sale, Desa Mrayun, Desa Joho. (min)