JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso menggelar seleksi substansi bagi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) jenjang SD dan SMP sebagai bagian dari tahapan penyiapan kepala sekolah yang profesional dan berkompeten.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Bondowoso dengan diikuti sekitar 120 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Seleksi substansi merupakan tahapan lanjutan setelah proses administrasi, sekaligus menjadi proses penting dalam menjaring calon kepala sekolah yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang memadai.

Dari total 153 pendaftar pada tahap awal, sebanyak 120 peserta dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi substansi.

Dalam pelaksanaannya, seleksi ini mengacu pada ketentuan terbaru yang menitikberatkan pada pengukuran potensi dan kompetensi calon kepala sekolah.

Materi yang diujikan mencakup tiga aspek utama, yakni kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional yang meliputi kemampuan manajerial, kewirausahaan, serta supervisi.

Peserta diuji melalui soal pilihan ganda berbasis kasus yang kontekstual dengan kondisi nyata di lingkungan sekolah.

Total terdapat 70 butir soal yang harus diselesaikan dalam waktu 120 menit oleh masing-masing peserta.

Kompetensi kepribadian yang diuji berfokus pada integritas, moral, karakter kepemimpinan, serta kemampuan mengelola emosi dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.

Sementara itu, kompetensi sosial menitikberatkan pada kemampuan komunikasi dan kolaborasi dengan warga sekolah maupun pemangku kepentingan pendidikan.

Adapun kompetensi profesional mencakup kemampuan perencanaan dan pengelolaan program sekolah, inovasi pengembangan, serta supervisi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menegaskan bahwa seleksi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan.

“Seleksi substansi ini bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar untuk mengukur kesiapan calon kepala sekolah dalam memimpin. Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih nanti memiliki kompetensi utuh, baik dari sisi kepribadian, sosial, maupun profesional,” ujarnya, Selasa (14/04/2026). 

Ia menambahkan, melalui proses seleksi yang ketat dan terukur ini, diharapkan akan lahir kepala sekolah yang mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bondowoso secara berkelanjutan. (Eko)