JATIMPOS.CO//SURABAYA - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto, S.Kar., MM membuka acara Seminar Seni Budaya tahun 2022 yang bertempat di UPT Taman Budaya Cak Durasim Jawa Timur pada Jum’at (08/04/22) siang.
“ Seminar ini bukan hanya seminar biasa, karena peserta yang hadir adalah para dalang dan juga perwakilan Pepadi Jatim dengan narasumber yang luwar biasa kompeten dibidangnya,” ujar Kadisbudpar Jatim.
Mengusung tema “ Membentuk Karakter Dalang Milenial Berbasis Kearifan Lokal” acara ini akan digelar mulai hari ini hingga besok Sabtu (09/04/22). Dalam kesempatan ini 75 dalang hadir dan menyambut antusias seminar dengan narasumber Prof. Joko Saryono, Dr. Suko Widodo dan juga Dr. Suyanto, S.Kar., M.A.
Kadisbudpar Jatim mengatakan bahwa seorang seniman harus memegang prinsip 3 pilar yakni bagaimana kesenimanan kita, bagaimana kesenian kita dan diri kita bagian dari ekosistem perdalangan. Itu yang harus dijawab dan harus cerdas. Tentunya hal semacam itu tidak hanya bisa didapatkan jika hanya dengan membaca buku, namun seorang dalang yang memegang peran sentral dalam pertunjukan wayang juga diharuskan memiliki spiritualitas dan religiusitas yang mumpuni.
“ Ada waktu waktu bagus bagi para seniman untuk melakukan retrospeksi yakni melihat ke masa lalu dan introspeksi untuk memperbaiki diri dan itulah yang dilakukan oleh para dalang. Karena dalang itu selalu menerapkan sesuatu kepada dirinya sendiri baru disebarluaskan kepada orang lain. Barangkali apa yang saya sampaikan ini nanti akan ada hubungannya dengan apa yang akan disampaikan oleh ketiga narasumber kita,” imbuhnya.
Lebih lanjut Sinarto menjelaskan bahwa banyak persoalan dan masalah yang terjadi terutama di dunia kesenian wayang. Oleh karena itu Sinarto berharap dengan adanya forum seminar dan diskusi seperti sekarang ini dapat membuka interaksi dan komunikasi untuk saling mengabarkan kondisi di wilayah masing-masing terutama kepada Pepadi.
“ Untuk para Pengurus Pepadi saya berharap harus menjadi partner para dalang untuk menjawab dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. Dan untuk para teman teman dalang, kalau diajak rembugan atau musyawarah mau untuk ikut serta bersama memberikan suara” tandasnya.(iz)