JATIMPOS.CO/PASURUAN — Pemerintah Kota Pasuruan akan memulai proyek peningkatan infrastruktur permukiman pada Agustus 2026. Program yang dikerjakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) itu meliputi perbaikan jalan paving, pembangunan drainase, dan pemasangan penerangan jalan lingkungan di sejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Kota Pasuruan, Akung Novajanto, mengatakan seluruh persiapan proyek saat ini telah memasuki tahap akhir. Pemerintah, kata dia, juga melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan transparan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada RT dan RW yang didampingi lurah di masing-masing wilayah. Harapannya masyarakat bisa mengetahui sekaligus ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan,” ujar Akung, Kamis (11/6/2026).

Sebagai bagian dari tahapan tersebut, Dinas Perkim menggelar sosialisasi Detailed Engineering Design (DED) di tingkat kecamatan. Pada Rabu (10/6/2026), kegiatan berlangsung di Kecamatan Bugul Kidul dengan melibatkan Kelurahan Bakalan, Blandongan, Bugul Kidul, Kepel, dan Tapa’an.

Sosialisasi kemudian berlanjut di Kecamatan Purworejo pada Kamis (11/6/2026) yang diikuti perwakilan Kelurahan Purutrejo, Pohjentrek, Kebonagung, Sekargadung, dan Tembokrejo. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah bersama konsultan memaparkan rencana teknis pekerjaan yang akan dilaksanakan di masing-masing kawasan.

Rencana pembangunan mencakup peningkatan kualitas jalan lingkungan, pembenahan saluran drainase, serta pemasangan lampu penerangan pada sejumlah titik yang dinilai masih membutuhkan dukungan infrastruktur dasar.

Pemerintah menargetkan proyek tersebut mampu mengatasi berbagai persoalan permukiman, terutama akses jalan dan sistem drainase yang kerap menimbulkan genangan saat musim hujan.

Warga Purworejo, Suyono, berharap pelaksanaan pekerjaan memperhatikan kualitas hasil pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Kalau bisa pengerjaannya jangan asal jadi. Selama ini masalah utama di kampung kami itu genangan air. Jadi kami berharap drainasenya benar-benar diperbaiki,” katanya.

Hal senada disampaikan Rina, warga Bugul Kidul. Menurut dia, pemasangan lampu penerangan jalan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan pada malam hari. “Masih ada beberapa titik yang gelap saat malam. Harapannya setelah dipasang lampu, warga jadi lebih nyaman,” ujarnya. (shl)