JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat kualitas pembangunan infrastruktur dengan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor jasa konstruksi.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa keberhasilan proyek konstruksi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan anggaran, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terlibat di dalamnya.
Menurutnya, tenaga kerja konstruksi tidak cukup hanya mengantongi sertifikat, melainkan harus benar-benar memiliki kemampuan yang aplikatif di lapangan.
" Kita ingin tenaga kerja ini tidak hanya bersertifikat, tapi juga kompeten. Tanpa SDM yang mumpuni, pekerjaan berpotensi terlambat dan hasilnya kurang maksimal," ujarnya, Selasa (05/04/2026).
Sebagai upaya konkret, Pemkab Bondowoso menggelar bimbingan teknis (bimtek) yang tidak hanya berfungsi meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menjadi bagian dari pemenuhan syarat administratif seperti perpanjangan surat keputusan (SK).
Lebih jauh, peningkatan kompetensi ini juga berkaitan dengan pemenuhan angka kredit tenaga kerja melalui sistem yang difasilitasi oleh SKPK. Melalui Dinas BSBK Bondowoso, kegiatan ini dinilai strategis dalam mendukung pengembangan kapasitas tenaga konstruksi daerah.
Fathur Rozi menekankan bahwa hasil dari peningkatan kompetensi tersebut harus berdampak nyata pada kualitas pekerjaan di lapangan.
" Yang kita harapkan bukan hanya selesai tepat waktu, tapi juga kualitasnya sesuai spesifikasi. Jadi tidak sekadar volume, tapi benar-benar kuat dan tahan lama," jelasnya.
Ia menambahkan, kualitas pekerjaan konstruksi yang baik akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan daya tahan dan usia ekonomis infrastruktur seperti jalan.
Kegiatan ini juga melibatkan kerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Cipta Karya, serta pihak terkait di tingkat Provinsi Jawa Timur. Meski terbuka bagi tenaga dari luar daerah, Pemkab tetap memprioritaskan pengembangan tenaga kerja lokal.
" Kita utamakan SDM lokal agar terus berkembang, meskipun tetap terbuka bagi yang dari luar," pungkasnya.(Eko)
