JATIMPOS.CO/TRENGGALEK - Hadir mewakili Bupati Trenggalek dalam kegiatan Safari Ramadhan 1447 H tahun 2026 di Masjid Jami' Darussalam, di Desa Kertosono, Kecamatan Panggul, Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto meninjau kegiatan pelayanan kepada masyarakat. 

Dalam kegiatannya Pemkab Trenggalek menjadwalkan kegiatan pelayanan masyarakat Makaryo Ning Desa Hebat (MENING DEH). Ada beberapa pelayanan yang disiapkan diantaranya pelayanan adminduk, pelayanan cek kesehatan gratis, layanan sosial, cek kesehatan hewan, Samsat Keliling dan masih banyak layanan yang lainnya. 

Selain layanan administrasi kependudukan, masyarakat banyak mengakses layanan usulan pengaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran. Pasalnya saat ini banyak sekali warga masyarakat penerima jaminan sosial ini yang dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Untuk bisa aktif kembali, masyarakat berbondong bondong mengajukan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan mereka melalui pelayanan ini.

Dalam kegiatan safarinya, sekda penghobi bola itu juga mengajak masyarakat Trenggalek khususnya warga Desa Kertosono dan sekitar bisa memanfaatkan kegiatan layanan ini dengan sebaik-baiknya. 

"Pak Bupati menginstruksikan untuk kegiatan pelayanan Mening Deh dalam kegiatan Safari Ramadhan. Di Kecamatan Panggul saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan pelayanan ini dengan baik, mengingat jarak tempuh Panggul yang cukup jauh dengan kantor-kantor pelayanan kita," kata Edy Soepriyanto di Masjid Jami' Darussalam, Kamis (5/3/2026). 

Sekda menambahkan saat ini ada tim kesehatan hewan yang keliling ke rumah-rumah warga untuk melakukan pengobatan pencegahan PMK. Selain itu layanan Dinas Sosial, dimana banyak warga masyarakat yang mengajukan pengaktifan kembali BPJS Kesehatan.

Terkait dengan layanan adminduk Sekda meminta maaf atas keterlambatan blangko e-KTP. Kondisi ini terjadi secara nasional. Sementara untuk layanan Samsat, mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra itu mensosialisasikan kepada masyarakat Trenggalek bahwasanya kebijakan Gubernur Jawa Timur dimana tidak ada kenaikan pajak kendaraan bermotor seperti daerah lainnya. Harapannya warga masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini untuk tertib membayar pajak.

Dalam kegiatan Safari ini Sekda Edy juga mengajak peran serta masyarakat untuk mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong. Ditengah-tengah keterbatasan anggaran yang ada perlunya program-program strategis yang ada tidak hanya menjadi program saja, melainkan bisa menjadi sebuah gerakan. Gerakan bersama untuk Trenggalek yang lebih baik lagi. (Ard)