JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi dan Teknologi (INOTEK) 2026 sekaligus Pameran Inovasi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Madiun, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang untuk mendorong lahirnya inovasi berbasis teknologi yang mampu menjawab persoalan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembukaan pameran ditandai dengan pemotongan ronce melati oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto. Setelah itu, bupati bersama jajaran meninjau stan-stan yang menampilkan berbagai karya inovasi dari pelajar, masyarakat, hingga perangkat daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Sodik Hery Purnomo, mengatakan INOTEK bertujuan memfasilitasi lahirnya ide-ide kreatif dan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Kami ingin memotivasi perangkat daerah, masyarakat, dan para inovator agar mampu menciptakan teknologi yang solutif, sekaligus meningkatkan indeks inovasi daerah Kabupaten Madiun," ujar Sodik.

Ia menjelaskan, lomba INOTEK telah digelar pada 8–12 Juni 2026 dengan empat kategori dan diikuti lebih dari 50 peserta. Sementara pameran tahun ini dihadiri sekitar 300 peserta.

Menurut Sodik, penyelenggaraan INOTEK di UNS Kampus Madiun juga menjadi upaya memperkenalkan keberadaan kampus tersebut kepada siswa SMA dan SMK di Kabupaten Madiun. Pemkab berharap semakin banyak lulusan sekolah menengah yang melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.

Selain pameran inovasi, kegiatan juga diisi dengan penguatan kerja sama lintas sektor. Bank Jatim Cabang Caruban dan UNS Kampus Madiun memperkenalkan program kolaborasi, sementara UNS menyerahkan Beasiswa Bersahaja secara simbolis.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara UNS dengan Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bapperida Kabupaten Madiun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun serta Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun.

Sodik menilai kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah menjadi kunci agar hasil inovasi dapat diterapkan secara nyata.

"Kami ingin menguatkan konsep kolaborasi akademisi, bisnis, dan government (ABG), sehingga inovasi yang lahir tidak berhenti di lomba, tetapi bisa dimanfaatkan dunia usaha dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat," katanya.

Rangkaian INOTEK 2026 berlanjut pada Jumat (17/7/2026) melalui seminar bertema "Gen Z Cerdas Finansial dan Digital: Membangun Masa Depan Melalui Investasi, Inovasi, dan Kewirausahaan Digital" yang diikuti pelajar SMA dan SMK dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai pelajar sekolah dasar hingga organisasi perangkat daerah. Menurutnya, inovasi menjadi kebutuhan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

"Tanpa inovasi, kita akan sulit berkembang. Kami berharap inovasi-inovasi ini dapat membantu meningkatkan pelayanan publik sekaligus mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang lebih sejahtera," ujar Hari Wur.

Ia mencontohkan sejumlah inovasi yang dinilai potensial, seperti sistem pembayaran pajak, pengelolaan sampah, hingga teknologi deteksi tuberkulosis (TBC) melalui analisis suara batuk.

Meski demikian, Hari Wur menegaskan seluruh inovasi masih harus melalui tahapan pengembangan, uji coba, dan sertifikasi sebelum diterapkan secara luas di lingkungan pemerintah daerah.

"Kita lakukan uji coba terlebih dahulu. Setelah hasilnya benar-benar terbukti aman dan efektif, baru dapat diterapkan secara menyeluruh," katanya.

Hari Wur juga mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana untuk berinovasi, bukan sebaliknya.

"Digital adalah alat yang harus kita manfaatkan untuk menciptakan nilai tambah dan pelayanan yang lebih baik. Karena itu, anak-anak muda harus terus berinovasi," ujarnya.

INOTEK 2026 merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun yang mengusung semangat kolaborasi dan inovasi untuk pembangunan daerah. (jum).