JATIMPOS.CO/TUBAN - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky kembali menegaskan bahwa Pemkab Tuban terus berproses memiliki big data yakni Tuban Satu Data. Di hadapan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf di Pendopo Kridho manunggal Tuban, Jumat (6/2/2026), ia menjelaskan Program Tuban Satu Data ini memuat data penerima bantuan secara detail. Mulai dari NIK, alamat penduduk, jenis bantuan yang diterima.

Langkah ini dinilai dapat menjadi pedoman dalam mengambil langkah intervensi spesifik kepada penerima termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan. 

Bupati muda ini menyebut Pemkab Tuban bersama pemerintah desa dan pilar sosial komitmen bergerak bersama menetapkan kebijakan dan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban. 

“Sinkronisasi antara Tuban Satu Data dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) diharapkan menjadi langkah taktis dalam proses mengurai persoalan,” jelasnya. 

Mengenai Sekolah Rakyat (SR) Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengatakan setiap anak memiliki hak untuk mengakses pendidikan yang layak. Tidak terkecuali anak-anak kurang mampu secara ekonomi di Kabupaten Tuban. Untuk itu, saat ini tengah di bangun kawasan SR Tuban di kelurahan Mondokan. 

Nantinya bangunan yang berdiri di lahan seluas 5-6 hektar ini, akan mampu menampung 1.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. (min)