JATIMPOS.CO/TUBAN - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kembali menegaskan Sekolah Rakyat (SR) hanya ditujukan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk Desil 1 dan 2. Artinya tidak dibuka pendaftaran karena berpedoman pada desil. Ia menggarisbawahi anak dari keluarga tidak mampu memiliki hak sama meraih cita-cita dan mimpinya.
"SR menjadi gagasan Presiden RI Prabowo untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa. Karena setiap anak punya kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi bangsa,” jelas Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja di Kabupaten Tuban dalam acara Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Jumat (6/2/2026).
Gus Ipul menerangkan ada 166 titik SR dengan 16.000 siswa dan 2.000 guru. Program ini menjadi investasi peningkatan kualitas pendidikan yang diklaim akan berdampak pada pengentasan kemiskinan. Harapannya, mampu memutus kemiskinan dan membawa dampak positif pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ditargetkan di tahun 2030 jumlah siswa SR mencapai 500 siswa yang akan mendapat pendidikan formal, religi, dan kemampuan anak.
Soal upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Tuban, Mantan Wagub Jatim mengapresiasi program dan usaha yang sudah dilakukan. Kepedulian Pemkab Tuban akan terus didukung pemerintah demi menyejahterakan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, republik Indonesia terus bertransformasi menuju kemajuan bangsa Indonesia. Langkah ini didukung dengan hadirnya DTSEN.
“Data yang baik akan menuntun program tepat sasaran dan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” tuturnya.
Dalam proses updating data, operasional DTSEN hendaknya didukung semua pihak. Mulai pemerintah daerah, desa, pilar sosial, dan masyarakat. Adanya DTSEN bisa dimanfaat stakeholder terkait guna menyusun program dan kebijakan.
Masyarakat dapat ikut mengawal proses update data. Selain itu, dapat ikut mengusulkan melalui skema yg telah ditetapkan. Ini menjadi amanat konstitusi untul mewujudkan keadilan sosial.
Dalam kunjungan di Kabupaten Tuban Gus Ipul diterima langsung Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky didampingi Wabup dan Forkopimda di Pendopo Krido Manunggal Tuban. Mensos didampingi Sekretaris Jenderal, Robben Rico, dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Supomo. (min)
