JATIMPOS.CO/TUBAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, menekankan keterlibatan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) di berbagai lapisan. Ia menyoroti pentingnya kaderisasi dalam tubuh PMI.
Relawan PMI lebih dilibatkan dalam pelaksanaan program kerja. Peran anggota di tingkat kecamatan didorong agar lebih proaktif, mulai dari pelaporan kondisi wilayah, penanganan bencana, hingga koordinasi dengan markas pusat.
Narasi konstruktif ini ditekankan Budi Wiyana secara resmi dalam membuka acara Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tuban Tahun 2026 di Gedung KORPRI Tuban, Rabu (4/2/2026).
“PMI merupakan organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. PMI tetap diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam forum strategis ini, selain mengevaluasi pelaksanaan program kerja, ia juga menyinggung susunan rencana kerja di tengah arus efesiensi.
“Musyawarah kerja ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian program dan prestasi yang telah ditorehkan PMI Tuban sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan melalui evaluasi yang terukur sebagai kerangka acuan peningkatan kinerja di tahun 2026,” ungkapnya.
Sekda Tuban memberikan apresiasi atas peran dan pelayanan PMI dalam penanganan kebencanaan di Kabupaten Tuban. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi program PMI dengan BPBD Tuban agar penanganan bencana dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat.
Terkait pelayanan sosial di tingkat desa, Sekda Tuban menyoroti keberadaan mobil siaga desa. Ia mendorong adanya pemetaan wilayah desa maupun kelurahan yang belum memiliki mobil siaga, guna menghindari tumpang tindih pelayanan serta meningkatkan efektivitas respon kedaruratan.
Selain itu, Unit Donor Darah (UDD) PMI Tuban yang menjadi “core” PMI dinilai telah memberikan kontribusi nyata sepanjang tahun 2025. Meski demikian, Sekda Tuban mendorong adanya langkah-langkah inovatif agar pelayanan UDD semakin berdampak luas bagi masyarakat.
Selain beberapa hal di atas mantan Kepala Bappeda Tuban ini menekankan pentingnya publikasi kegiatan PMI kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja organisasi. “Publikasi menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui peran, program, dan kontribusi nyata PMI,” jelasnya. (min)
