JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – Pemerintah Kota Madiun menggelar ziarah ke Makam Kuno Kuncen dan Makam Kuno Taman sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-107, Kamis (19/6/2025). Seluruh peserta mengenakan busana muslim dalam kegiatan yang sarat makna ini.
Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Wali Kota Madiun, Sekda, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), turut serta dalam ziarah ini. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri dan pejuang yang telah berjasa bagi Kota Madiun.
“Pagi hari ini kita bersama Forkopimda, Wakil Wali Kota, Sekda, dan semua OPD mengadakan ziarah makam, mendoakan leluhur dan pejuang-pejuang pendiri Kota Madiun,” ujar Wali Kota Maidi usai kegiatan.
Selain ziarah, Pemkot Madiun juga menggelar pameran kuliner dan budaya di kawasan Masjid Kuno Kuncen. Beragam makanan tradisional masa lampau ditampilkan, menghidupkan kembali suasana Madiun tempo dulu.
“Alhamdulillah cukup bagus, cukup meriah, cukup seni, cukup indah. Ini perlu kita lestarikan. Kalau nanti ada grebeg Mauludan yang dimulai dari sini, kirabnya bisa disambut masyarakat seperti tadi, itu luar biasa,” tambah Maidi.
Maidi juga menyinggung pentingnya melestarikan kesenian daerah seperti musik gembrung, salah satu seni khas Madiun. Rencananya, Pemkot akan menggelar lomba musik gembrung antar-kelurahan, dan mengemasnya dalam format modern tanpa menghilangkan nilai tradisinya.
“InsyaAllah nanti kita lombakan per kelurahan. Yang terbaik akan tampil saat ulang tahun kota. Kita modifikasi menjadi gembrung modern, tapi tetap tidak menghilangkan keasliannya,” jelasnya.
Tak hanya budaya, Wali Kota juga menyoroti pentingnya memperkenalkan makanan tradisional kepada generasi muda. Ia mengenang makanan-makanan masa kecilnya yang menurutnya tetap layak dikonsumsi dan dipertahankan hingga kini.
“Untuk makanan jadul, uenak pol. Saya tahun 63-64 makanannya seperti itu. Bisa jadi Wali Kota. Jadi anak-anak sekarang harus diperkenalkan makanan zaman dulu, jangan hanya makanan asing,” kata Maidi sambil tersenyum.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkot Madiun berharap masyarakat semakin mencintai warisan budaya lokal dan tidak melupakan sejarah kotanya. Peringatan Hari Jadi ke-107 ini menjadi momentum untuk meneguhkan identitas dan kebanggaan sebagai warga Madiun. (Adv/jum).
