JATIMPOS.CO/LAMONGAN – Perwakilan Kabupaten Lamongan, Meylanie Nabillavaissa, meraih gelar Duta Ekonomi Kreatif pada malam puncak pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026 yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua TP PKK Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hadir memberikan dukungan kepada delegasi Kabupaten Lamongan dalam malam grand final.
Sebelum melaju ke babak final, Meylanie mengikuti audisi nasional di Jakarta pada awal Juni 2026 selama sepekan. Dari proses seleksi tersebut, ia lolos sebagai satu dari 20 finalis yang mewakili berbagai kabupaten di Indonesia.
Selanjutnya, Meylanie mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Putri Otonomi Indonesia 2026 yang diselenggarakan pada 27 Juni hingga 3 Juli 2026 di Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan tersebut meliputi Retreat Bela Negara, masa karantina, pembekalan, hingga malam Grand Final yang menjadi puncak kompetisi.
Ajang Putri Otonomi Indonesia 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus HUT ke-80 Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi capaian yang diraih Meylanie. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Lamongan.
"Kami sangat bangga dengan capaian yang diraih Meylanie Nabillavaissa. Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung penuh putra-putri daerah yang berprestasi. Gelar Duta Ekonomi Kreatif ini adalah langkah awal untuk semakin memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Lamongan di kancah nasional. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa kualitas SDM Lamongan mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif," ujar Bupati Yes.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, S.E., M.Si.
"Kami mengapresiasi perjuangan Meylanie yang telah membawa nama baik Kabupaten Lamongan di ajang Putri Otonomi Indonesia 2026. Gelar Duta Ekonomi Kreatif ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Disbudporapar akan terus mendukung lahirnya talenta-talenta muda yang mampu menjadi duta pembangunan daerah," katanya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi awal dari kontribusi nyata Meylanie sebagai Duta Ekonomi Kreatif Putri Otonomi Indonesia 2026 dalam memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Lamongan, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional. (Isw)