JATIMPOS.CO/MOJOKERTO — Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memulai proses lelang sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung pada Tahun Anggaran 2026.
Sebanyak delapan paket pekerjaan memasuki tahapan tender di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kabupaten Mojokerto.
Nilai keseluruhan proyek tersebut mencapai sekitar Rp18 miliar. Proyek yang dilelang meliputi pembangunan fasilitas pemerintahan hingga rehabilitasi sarana pelayanan publik.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Yuni Laili Faizah, mengatakan seluruh paket masih berada dalam proses tender dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
“Masih tahap tender. Kami berharap seluruh proses pengadaan dapat selesai pada bulan Mei 2026 ini agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Dari delapan paket yang dilelang, rehabilitasi Stadion Mojosari menjadi proyek dengan nilai anggaran paling besar, yakni mencapai Rp9,6 miliar lebih. Selain itu, terdapat pembangunan rumah dinas Kejaksaan Negeri Mojokerto dengan pagu sekitar Rp4 miliar serta rehabilitasi Gedung Kantor KPU Kabupaten Mojokerto senilai Rp2,6 miliar.
Sementara paket lainnya meliputi rehabilitasi Gedung Lapas Kelas IIB Mojokerto, dengan nilai Rp 425 juta, pembangunan pagar Polsek Gedeg dengan nilai Rp 523 juta, rehabilitasi Gedung Polsek Kemlagi, dengan nilai Rp 765 juta. rehabilitasi Polsek Dawarblandong dengan nilai Rp 439 juta hingga pembangunan Masjid Sekretariat DPRD Kabupaten Mojokerto dengan pagu Rp1,6 M.
Mantan kepala PBJ Setda Kabupaten Mojokerto ini juga menyampaikan, Pemkab Mojokerto menargetkan percepatan proses tender agar pelaksanaan proyek tidak molor dan dapat selesai sesuai jadwal tahun anggaran berjalan.
“Pemerintah daerah juga berharap pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas fasilitas publik dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (din)
