JATIMPOS.CO/PONOROGO – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 jadi momen bagi legislatif dan eksekutif untuk makin kompak dalam mengawal pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ponorogo dalam rangka Hari Jadi Ponorogo ke-530 yang digelar di lantai III Gedung DPRD Ponorogo, Selasa (11/8/2026).

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno, didampingi Wakil Ketua DPRD Evi Dwita Sari, Pamuji, dan Anik Suharto, Hadir juga unsur Forkopimda, Pj Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Sekretaris Daerah Dr. Agus Sugiharto, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Dalam sambutannya, Dwi Agus Prayitno menegaskan bahwa usia 530 tahun bukan sekadar angka, tapi menggambarkan perjalanan panjang Ponorogo yang penuh sejarah, perjuangan, dan berbagai capaian pembangunan yang perlu terus dievaluasi untuk langkah ke depan.

Ia juga menyampaikan bahwa momen Hari Jadi ini penting untuk melihat kembali program-program yang sudah berjalan, sekaligus menyusun langkah yang lebih tepat untuk menghadapi tantangan ke depan.

“Pembangunan Ponorogo nggak bisa dikerjakan satu pihak saja. Perlu kerja bareng dan sinergi semua elemen masyarakat, termasuk teman-teman media,” ujar Dwi Agus.

Ia menambahkan, DPRD punya peran penting dalam pembangunan daerah, bukan hanya soal legislasi, anggaran, dan pengawasan, tapi juga memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tersampaikan dan diperjuangkan.

Karena itu, semangat Hari Jadi ke-530 diharapkan bisa mempererat hubungan antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, organisasi, akademisi, dan media.

Dwi Agus juga membuka rapat dengan mengajak semua yang hadir untuk bersyukur kepada Allah SWT serta memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, Pj Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD atas pelaksanaan rapat paripurna sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Ponorogo ke-530.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih banyak. Dirgahayu Ponorogo ke-530,” ujar Hj. Lisdyarita.

Peringatan Hari Jadi ke-530 ini diharapkan bukan cuma jadi acara seremonial, tapi juga jadi pengingat bersama untuk menjaga sejarah, budaya, dan jati diri Ponorogo, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan kerja sama semua pihak, Ponorogo diharapkan bisa terus maju tanpa meninggalkan nilai sejarah dan budaya yang jadi identitas daerahnya.(adv/nur).