JATIMPOS.CO//PAMEKASAN – Antusiasme warga Pamekasan mengikuti Jalan-Jalan Sehat (JJS) Central 88 Gold and Jewellery tak terbendung. Baru hari pertama pembagian kupon, sebanyak 7.324 peserta tercatat telah mengambil kupon untuk mengikuti kegiatan yang akan digelar pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Tingginya minat masyarakat bahkan membuat panitia harus menambah jumlah kupon. Sebab, kuota awal yang disiapkan sekitar 25 ribu kupon diperkirakan tidak cukup jika antusiasme warga terus meningkat.
Founder BASHRA Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, mengatakan jumlah peserta tersebut tercatat hingga sore hari pertama pembagian kupon.
“Hari pertama saja sudah tujuh ribu lebih. Ini masih sore, belum tahu nanti malam. Sehingga saya pastikan kepada panitia untuk menambah lagi kupon yang ada, sehingga semuanya dipastikan mendapatkan kupon, jangan sampai kehabisan,” ujar Ali, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, hingga sore, peserta yang telah mengambil kupon mencapai 7.324 orang. Jumlah tersebut dinilai menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap kegiatan yang digelar dalam rangka Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan.
JJS Central 88 akan mengambil lokasi start dan finish di toko Central 88 Pamekasan.
Bukan hanya kupon yang bertambah. Hadiah utama JJS Central 88 juga ikut ditambah menyusul membludaknya jumlah peserta.
Semula, panitia hanya menyediakan satu paket umroh. Namun, Ali memutuskan menambah dua paket lagi sehingga total hadiah utama menjadi tiga paket umroh.
“Awalnya satu paket umroh. Karena tadi saya lihat membludak, hari pertama tujuh ribu lebih, saya tambah lagi dua paket umroh. Jadi totalnya tiga paket umroh,” jelasnya.
Selain tiga paket umroh, peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah emas dan ratusan doorprize menarik lainnya.
Di balik kemeriahan JJS, Central 88 juga membawa konsep bisnis yang dipadukan dengan misi sosial melalui program MBG (Membeli = Berbagi).
Ali menegaskan, keuntungan bersih dari Central 88 akan disalurkan untuk membantu anak yatim dan kaum dhuafa.
“Semua profit di sini, 100 persen dari bersihnya nanti untuk yatim sama dhuafa. Karenanya saya usung program MBG. Anda membeli berarti juga Anda berbagi,” tegasnya.
Konsep tersebut juga akan menjadi bagian dari agenda Grand Opening Central 88 yang direncanakan digelar sekitar dua minggu setelah JJS.
Ali memastikan Grand Opening tidak akan dikemas dalam seremoni besar. Sebaliknya, momentum tersebut akan diarahkan untuk berbagi bersama anak yatim dan kaum dhuafa.
“Grand Opening-nya dengan berbagi sama yatim sama dhuafa. Karena ini memang hasilnya semua untuk yatim sama dhuafa,” pungkasnya. (did)