JATIMPOS.CO/JOMBANG — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang kembali membuka akses bagi masyarakat yang tengah mencari pekerjaan melalui Jemput Kerja Batch III 2026. Sebanyak 387 kualifikasi lowongan pekerjaan ditawarkan dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Disnaker Jombang, Kamis (20/8/2026).

Kepala Disnaker Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, S.Hut., M.Si, mengatakan Jemput Kerja merupakan salah satu program pemerintah daerah untuk mendekatkan pencari kerja dengan informasi maupun peluang pekerjaan yang tersedia.

“Jemput Kerja ini salah satu program yang kita laksanakan untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam rangka pengurangan pengangguran. Salah satu yang kita upayakan adalah mendekatkan dan menyebarkan informasi terkait lowongan kerja,” ujar Isawan.

Menurutnya, program tersebut telah dilaksanakan secara bertahap mulai Batch I, Batch II hingga Batch III, dengan jarak pelaksanaan sekitar dua hingga tiga bulan.

Selain melalui kegiatan tatap muka, informasi lowongan juga terus disebarkan secara digital melalui media sosial Disnaker maupun platform Talenta. Langkah ini dinilai penting karena dunia kerja saat ini semakin bergantung pada teknologi informasi.

Isawan menilai pencari kerja tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Mereka juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang digunakan perusahaan, baik dalam proses produksi maupun manajemen.

“Harapan kita adik-adik pencari kerja bisa memanfaatkan kesempatan ini. Kemudian juga meningkatkan kompetensinya. Dengan melihat di Talenta, mereka bisa mengetahui lowongan apa saja yang tersedia dan seperti apa kualifikasinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pencari kerja juga perlu memperkuat soft skill, seperti kedisiplinan, ketangguhan serta kemampuan berkomunikasi di lingkungan kerja.

“Yang tidak kalah penting adalah soft skill, yaitu disiplin, ketangguhan dan bagaimana berkomunikasi di dalam pekerjaan,” imbuh Isawan.

Kepala Disnaker Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, S.Hut., M.Si,

Lebih dari Separuh Pelamar Berpotensi Diterima

Dalam Jemput Kerja Batch III, sebagian besar perusahaan yang membuka lowongan merupakan perusahaan yang berada di wilayah Jombang. Namun, terdapat pula perusahaan yang memberikan kesempatan penempatan kerja di luar Kabupaten Jombang.

Isawan mengungkapkan, berdasarkan pelaksanaan Jemput Kerja sebelumnya, tingkat penerimaan dibanding jumlah pencari kerja yang memasukkan lamaran berada di kisaran lebih dari 50 persen.

“Kalau yang kemarin, rata-rata antara yang memasukkan dengan yang ada di penerimaan itu kisarannya masih di atas 50 persen,” ungkapnya.

Meski demikian, tidak seluruh pencari kerja otomatis bisa diterima. Salah satu kendalanya adalah adanya standar dan kualifikasi tertentu yang ditetapkan masing-masing perusahaan.

Kondisi tersebut, menurut Isawan, menunjukkan pentingnya memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Kompetensi lulusan harus semakin sesuai dengan kebutuhan industri agar peluang terserap ke dunia kerja semakin besar.

Karena itu, Jemput Kerja tidak hanya dipandang sebagai tempat mencari lowongan, tetapi juga sarana bagi pencari kerja untuk membaca kebutuhan pasar kerja sekaligus mempersiapkan kompetensi yang sesuai.

Dengan 387 kualifikasi lowongan yang tersedia pada Batch III, Disnaker berharap masyarakat, khususnya generasi muda Jombang, tidak melewatkan kesempatan tersebut dan mulai lebih aktif mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja.

Pendaftaran dalam kegiatan Jemput Kerja Batch III juga gratis, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan akses tersebut tanpa biaya untuk mencari peluang pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya. (her)