JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN — Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Smart Center Kota Pasuruan menggelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 dengan fokus pelatihan tata boga dan usaha kuliner.

Program yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI tersebut diikuti 17 peserta berusia 17 hingga 25 tahun.

Selama pelatihan, peserta mengikuti program intensif dengan total durasi 150 jam, mencakup keterampilan memasak hingga pengelolaan usaha kuliner.

Pimpinan LKP Smart Center Kota Pasuruan, Latiefah Bachmid, mengatakan pelatihan tersebut tidak sekadar mengajarkan teknik pengolahan makanan, tetapi juga membentuk mental dan pola pikir peserta agar siap terjun sebagai pelaku usaha.

“Peserta didik diberikan materi terkait kemampuan dasar yang menjadi bekal penting calon wirausahawan. Fokus utama kami adalah pengembangan keterampilan praktis di bidang tata boga,” ujar Latiefah.

Menurutnya, materi pembelajaran turut mencakup manajemen usaha kuliner, strategi pemasaran daring maupun luring, penyusunan laporan keuangan, hingga pembuatan menu kekinian yang memiliki peluang pasar tinggi.

Selain pelatihan, peserta juga akan memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pendampingan kerja sama dengan platform digital, termasuk layanan pemesanan makanan berbasis aplikasi. Langkah tersebut dilakukan agar lulusan program memiliki akses pasar yang lebih luas setelah menyelesaikan pelatihan.

“Setelah NIB selesai, peserta nantinya akan memiliki akun GoFood masing-masing. Jadi setelah lulus, mereka sudah siap menjalankan usaha secara online maupun offline,” katanya.

Program PKW juga memberikan bantuan sarana usaha sebagai modal awal bagi peserta. Bantuan tersebut berupa meja kerja, perlengkapan memasak, booth jualan, payung usaha, hingga bahan baku sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Imam Ahmad Zamroni, menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kerja baru bagi kalangan muda di daerah.

“Teman-teman di sini adalah orang-orang terpilih yang telah melewati beberapa tahap seleksi. Gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas pengalaman,” ujar Imam. (shl)