JATIMPOS.CO/JOMBANG – Suasana terminal Kepuhsari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang nampak berbeda dari hari biasanya, nampak ratusan orang mendatangi sejumlah bus berjejer yang telah disediakan Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang. Setelah memasukkan koper serta barang bawaan lainnya kemudian mereka menuju tenda disamping bus tadi.

Libur Idul Fitri 1447 Hijriah mulai usai. Pemkab Jombang kembali memberangkatkan ratusan warga melalui program Angkutan Lebaran Gratis Tahun 2026 untuk arus balik menuju Jakarta, Kamis (26/03/2026).

Masyarakat yang hendak kembali ke tempat asal atau bekerja di luar kota usai libur lebaran yang menggunakan transportasi umum, busa bernafas lega.  

Dketahui sebanyak 300 peserta diberangkatkan dari Halaman Kantor Dinas Perhubungan. Para peserta diberangkatkan menggunakan 6 (enam) armada bus PT Samsubi Anugerah Jaya dengan tujuan akhir Terminal Pulo Gebang, Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Jombang, Sugianto dalam sambutannya mengatakan, bahwa program ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus membantu masyarakat yang hendak kembali ke tempat kerja usai mudik.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan transportasi, mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan saat arus mudik dan balik, serta membantu masyarakat agar dapat melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau,” katanya.

Sugianto menjelaskan, selain itu program ini juga dimanfaatkan untuk menghimpun data tujuan perjalanan masyarakat sebagai dasar pengambilan kebijakan transportasi ke depan.

"Dishub Jombang berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi warga," jelasnya.

Sugianto mengungkapkan, pelaksanaan program ini diawali dengan koordinasi bersama Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada 9 Februari 2026 terkait jadwal dan lokasi penjemputan dengan rute Jakarta–Jombang.

"Untuk arus mudik, angkutan gratis telah diberangkatkan pada 15 dan 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogebang, Jakarta menggunakan enam bus dengan total kuota 300 penumpang," ungkapnya.

Sedangkan pada arus balik hari ini, Sugianto membeberkan, Pemkab Jombang kembali memberangkatkan enam bus dengan kuota yang sama, yakni 300 orang, dengan tujuan Terminal Pulogebang, Jakarta.

"Seluruh armada telah melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, perizinan, serta dilengkapi surat keterangan sehat bagi kru guna memastikan keselamatan penumpang," sambungnya.

Sugianto menambahkan, program ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.

"Kedepan, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak penumpang dan menambah rute sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan, Ari Bawa Tjahjadi, SE mengecek kesiapan armada bus sebelum diberangkatkan

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid memberikan pesan kepada para peserta agar selalu menjaga keselamatan selama perjalanan. Pemkab Jombang dan Afco Grup telah menyiapkan 300 paket oleh-oleh bagi para peserta.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Jombang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di sektor transportasi," ujar Gus Wabup sapaan akrab Wakil Bupati Jombang.

Gus Wabup menyampaikan, Pemda juga berencana menjadikan program angkutan lebaran gratis ini sebagai agenda rutin tahunan, dengan peningkatan dari sisi kualitas layanan, kapasitas, serta cakupan rute.

“Kami akan terus berupaya agar program ini bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan, Ari Bawa Tjahjadi, SE mengatakan, “Tujuan disediakan mudik gratis ini adalah untuk mempermudahkan juga masyarakat Jombang supaya nyaman, aman di dalam perjalanan. Juga mengurangi satu kemacetan. Dijalan juga mengurangi kecelakaan, serta membantu di dalam inflansi. Itu untuk masyarakat bisa menggunakan uangnya. Karena ini kan secara gratis, tidak dipungut biaya untuk angkutan lebaran ini. Bisa dipergunakan dengan keluarga, keuangan itu,” ungkapnya. (her)