JATIMPOS.CO/PASURUAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan resmi ditutup melalui upacara di lapangan desa setempat, Rabu (11/3/2026) pagi.

Upacara penutupan dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin serta dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, dan Wakil Bupati Shobih Asrori, bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri.

Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, melaporkan seluruh target kegiatan TMMD ke-127 telah diselesaikan sepenuhnya. Ia menjelaskan program tersebut mencakup pembangunan fisik maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Seluruh sasaran kegiatan sudah selesai 100 persen kami laksanakan,” ujar Boga dalam laporannya.

Ia merinci, kegiatan fisik meliputi normalisasi sungai sepanjang 10 kilometer, pembangunan jembatan, pavingisasi jalan, renovasi 14 rumah tidak layak huni (rutilahu), rehabilitasi ruang guru, serta pembangunan mushola dan fasilitas MCK.

Selain itu, sejumlah program unggulan TNI AD juga dijalankan selama pelaksanaan TMMD, seperti manunggal air, penguatan ketahanan pangan, pembagian 100 paket makanan bagi anak berisiko stunting, reboisasi, hingga pembersihan saluran drainase.

Tak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, sosialisasi administrasi kependudukan, edukasi bahaya narkoba, pelatihan kesiapsiagaan bencana, hingga penyuluhan tentang peredaran rokok ilegal.

Program tersebut juga dirangkai dengan pasar murah, pelatihan membatik, layanan perpustakaan keliling, pembuatan dokumen kependudukan seperti KTP dan akta kelahiran, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan posyandu, serta fasilitasi perizinan usaha.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan penutupan TMMD di wilayah Kodim 0819 Pasuruan dilakukan bersamaan dengan enam daerah lain di Jawa Timur.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan jajaran TNI AD yang dinilai berhasil menuntaskan seluruh program pembangunan di lokasi TMMD.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh prajurit yang telah bekerja keras hingga program ini selesai 100 persen,” kata Rudy.

Ia juga berpesan agar masyarakat turut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya titip kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga fasilitas yang sudah dibangun karena ini milik bersama,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur **Emil Dardak**. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui TMMD mampu memperkuat hubungan sekaligus menghadirkan pembangunan yang dirasakan langsung oleh warga.

“Kami mengapresiasi kolaborasi Pemkab Pasuruan dan TNI. Kegiatan seperti pembersihan sungai, pavingisasi dan lainnya menjadi contoh nyata pengabdian TNI bagi masyarakat,” kata Emil.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo berharap seluruh hasil pembangunan maupun ilmu yang diperoleh dari kegiatan nonfisik dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia menegaskan fasilitas yang telah dibangun harus dirawat agar manfaatnya tetap dirasakan oleh warga Desa Wonosari.

“Yang sudah dibangun harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujar Rusdi.

Pada akhir kegiatan, panitia juga menyerahkan bantuan berupa ayam lengkap dengan kandang, benih padi dan sarana produksi pertanian untuk Kelompok Tani Sari Gaya Desa Wonosari. Selain itu diberikan sepatu olahraga bagi anggota Kodim 0819 Pasuruan serta digelar pasar murah untuk masyarakat sekitar. (shl)