JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun melantik Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Madiun periode 2026-2031. Pelantikan tersebut dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai bagian dari konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.

Kegiatan digelar di Graha Beringin DPD Partai Golkar, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (9/8/2026). Acara dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti yang jug menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Muhammad Yahya Zaini serta Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun Mashudi mengatakan, Rakerda diikuti lebih dari 400 peserta yang terdiri atas pengurus DPD, pengurus pleno, pimpinan kecamatan, pimpinan desa, serta organisasi sayap partai.

Menurut Mashudi, pelantikan 15 PK menjadi bagian dari penyelesaian konsolidasi organisasi setelah seluruh Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar di Kabupaten Madiun selesai digelar.

"Dari 15 pimpinan kecamatan yang dilantik, 10 merupakan pengurus lama dan lima lainnya kader baru," ujar Mashudi.

Ia mengatakan, struktur kepengurusan Partai Golkar di tingkat kecamatan kini telah lengkap. Sementara konsolidasi di tingkat desa masih dalam proses penyelesaian.

Dari 200 Pimpinan Desa (PD), sebanyak 151 merupakan kepengurusan lama dan 55 lainnya merupakan kader hasil regenerasi.

Selain itu, Golkar Kabupaten Madiun telah membentuk kepengurusan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) tingkat kabupaten. Masing-masing organisasi sayap tersebut beranggotakan sekitar 60 orang.

Mashudi menargetkan kepengurusan AMPG dan KPPG hingga tingkat kecamatan dapat diselesaikan sebelum Desember 2026.

Mashudi mengatakan, Rakerda menjadi sarana untuk menyatukan langkah dan strategi kader dalam menghadapi agenda politik mendatang.

"Rakerda ini menjadi sarana kami Partai Golkar Kabupaten Madiun untuk menyatukan langkah bagaimana Golkar Kabupaten Madiun bisa menang," katanya.

Menurut dia, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan struktur organisasi dan menggerakkan mesin partai hingga tingkat bawah.

"Kita akan menyalakan organisasi, kita akan menggerakkan mesin-mesin partai," ujar Mashudi.

Ia juga menekankan pentingnya keberhasilan pemerintahan Kabupaten Madiun di bawah kepemimpinan Bupati Hari Wuryanto.

"Kita akan menyelesaikan pemerintahan Pak Hari Wuryanto karena bagaimanapun suksesnya pemerintahan adalah suksesnya Partai Golkar Kabupaten Madiun," katanya.

Mashudi menyebut target partainya bukan sekadar mempertahankan suara, tetapi meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.

"Golkar Madiun solid, menang, dan sejahtera. Kehadiran Partai Golkar juga membawa kesejahteraan bagi masyarakat," ujarnya.

Namun, Mashudi belum membeberkan target penambahan kursi yang akan dikejar pada Pemilu 2029. Menurut dia, target tersebut masih akan dibahas dalam Rakerda.

Ali Mufti: Rakerda untuk Satukan Barisan

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti mengatakan, Rakerda menjadi momentum untuk menyatukan visi, misi, dan strategi kader dalam menghadapi agenda politik mendatang.

"Rapat kerja itu untuk merapatkan barisan. Menyatukan visi, menyatukan misi, menyamakan strategi, menyatu langkah dalam rangka menatap masa depan," kata Ali Mufti.

Ia menyebut Pemilu 2029 dan Pilkada 2030 sebagai agenda politik yang perlu dipersiapkan sejak dini, dengan catatan tidak ada perubahan jadwal atau ketentuan.

Ali Mufti memilih tidak mengungkapkan target spesifik Golkar Kabupaten Madiun dalam Rakerda tersebut.

"Kalau target, rahasia dulu lah kalau targetnya," ujarnya.

Terkait dukungan terhadap Hari Wuryanto untuk kembali maju dalam Pilkada Kabupaten Madiun, Ali Mufti menyebut Hari Wur merupakan kader senior.

"Terbuka, tertutup, beliau adalah senior. Intinya begitu," katanya.

Ketika ditanya mengenai dukungan terhadap Hari Wuryanto, Ali Mufti menegaskan Golkar akan memberikan dukungan penuh.

"Kalau mendukung itu pasti. Wong senior enggak didukung kan dosa kita," ujarnya.

Ali Mufti juga menekankan pentingnya soliditas internal menghadapi persaingan dengan partai politik lain.

"Tantangannya banyak partai yang harus nanti bersaing. Tapi kita solidkan di internal," katanya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto berharap konsolidasi internal Partai Golkar dapat terus diperkuat.

"Alhamdulillah, karena kita kan Partai Golkar harus tetap solid. Golkar harus tetap maju," kata Hari Wur.

Melalui pelantikan PK dan Rakerda tersebut, Golkar Kabupaten Madiun menegaskan upaya memperkuat struktur organisasi, melakukan regenerasi kader, serta menyiapkan mesin partai untuk menghadapi Pemilu 2029 dan agenda politik berikutnya. (jum).