JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. DPC PDI Perjuangan Bondowoso mulai menata ulang kekuatan organisasi menjelang Pemilu mendatang. Salah satu langkah yang ditempuh ialah memberi ruang lebih besar kepada generasi muda untuk masuk dalam struktur kepengurusan partai hingga tingkat kecamatan.
Upaya itu terlihat dalam pelantikan pengurus PAC di 23 kecamatan yang digelar di Aula Hotel Ijen View Bondowoso, Sabtu (16/5/2026). Lebih dari separuh komposisi pengurus disebut berasal dari kalangan muda berusia di bawah 35 tahun atau generasi Z.
Ketua DPC PDIP Bondowoso, Suning Sudrajad, mengatakan keterlibatan generasi muda dipandang penting sebagai bagian dari proses regenerasi partai di daerah.
" Kurang lebih 50 persen lebih yang masuk usia Gen Z. Ini adalah sumber generasi ke depan untuk pengkaderan di PDI Perjuangan, khususnya di Kabupaten Bondowoso," kata Suning usai pelantikan di Hotel Ijen View, Sabtu (16/05/2026).
Menurut dia, sebagian besar kader muda yang kini masuk kepengurusan merupakan lulusan baru yang dinilai memiliki semangat tinggi untuk bergerak di jalur politik dan organisasi.
Karena itu, partai akan menyiapkan proses pengkaderan berkelanjutan melalui pendidikan politik maupun kegiatan kepartaian lainnya.
" Nanti akan kita isi dengan pengkaderan-pengkaderan formal, kemudian event-event kegiatan partai," ujarnya.
Selain mendorong regenerasi, PDIP Bondowoso juga mulai mempersiapkan agenda konsolidasi politik internal. Sejumlah kegiatan disebut akan digelar pada Bulan Bung Karno, Juni mendatang, dengan melibatkan seluruh pengurus PAC yang baru dilantik.
Di sisi lain, partai berlambang banteng moncong putih itu juga mulai memasang target elektoral pada Pemilu berikutnya. PDIP menargetkan mampu meraih delapan kursi di DPRD Bondowoso.
" Target kursi insya Allah dengan rida Allah SWT dan gerak soliditas kader, insya Allah delapan kursi," kata Suning.
PDIP menilai kombinasi kader senior dan generasi muda akan menjadi modal penting dalam memperkuat mesin partai di tingkat bawah.
Tak hanya menggarap segmen pemilih muda, partai juga mengklaim tetap menjaga kedekatan dengan kultur pesantren dan tokoh agama di Bondowoso. Sejumlah tokoh muda berlatar pesantren disebut ikut bergabung dalam struktur kepengurusan partai.
Di antaranya Lora Ali Murtada, Lora Ainul Yakin yang dipercaya menjadi Ketua PAC Kecamatan Jambesari, hingga Lora Soleh dari Al Usmani.
Menurut Suning, dukungan kalangan masyayikh, lora, dan kiai menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan politik partai di daerah.
Keterwakilan perempuan dalam kepengurusan juga disebut telah memenuhi kuota 30 persen, baik di tingkat DPC maupun PAC.
Meski demikian, PDIP mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah di internal organisasi, terutama terkait beberapa PAC yang sebelumnya dinilai kurang aktif.
" Sekarang diaktifkan kembali, insya Allah sampai anak ranting," pungkasnya.(Eko)
