JATIMPOS.CO//SUMENEP - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencatatkan 16 penghargaan di tingkat regional dan nasional. Capaian tersebut disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Sabtu (31/10/2026).
Upacara yang digelar di depan Masjid Jamik Sumenep itu dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Menariknya, seluruh rangkaian upacara menggunakan bahasa Madura sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.
Dalam sambutannya, Fauzi mengatakan, berbagai penghargaan yang diperoleh pemerintah daerah merupakan hasil pelaksanaan program pembangunan yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Salah satu capaian tersebut adalah penghargaan dari Kementerian Pariwisata setelah salah satu event unggulan Sumenep terpilih masuk dalam 125 agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Selain itu, Pemkab Sumenep juga menerima Wilwatikta Awards 2026 dalam enam kategori, meliputi kedaulatan pangan, pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial, pengembangan pariwisata, pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, serta kesetaraan gender.
Di sektor tata kelola pemerintahan, Kabupaten Sumenep juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama sembilan tahun berturut-turut.
Fauzi menyebut, pencapaian tersebut bukan semata-mata hasil kerja pemerintah daerah, melainkan buah kolaborasi berbagai pihak, mulai dari DPRD, Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah hingga masyarakat.
Menurut dia, penghargaan yang diperoleh harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Dia menegaskan, pemerataan pembangunan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama agar masyarakat di wilayah kepulauan dan pelosok desa turut merasakan hasil pembangunan.
“Semangat kebersamaan harus terus kita perkuat. Kita ingin seluruh masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa dan kepulauan, dapat merasakan manfaat pembangunan,” kata Fauzi.
Pada momentum Hari Jadi ke-757 tersebut, Fauzi juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan melestarikan kebudayaan daerah sebagai bagian dari identitas Sumenep.
Dia berharap, sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan Kabupaten Sumenep yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat. (Dam)