KOTA PASURUAN/JATIMPOS.CO – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia masa bakti 2026–2031 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Adi Wibowo menegaskan APINDO memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor usaha dan investasi.

“Selamat atas pengukuhan DPK APINDO Kota Pasuruan Periode 2026–2031. Momen ini diharapkan menjadi energi baru bagi dunia usaha sekaligus mempererat kolaborasi antar pemangku kepentingan,” ujar Adi.

Menurutnya, periode 2026–2031 akan diwarnai berbagai tantangan, baik dari dinamika ekonomi global maupun nasional. Fluktuasi harga energi, tingginya suku bunga, perubahan regulasi perpajakan hingga persaingan pasar yang semakin ketat menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Meski demikian, ia optimistis Kota Pasuruan memiliki berbagai keunggulan untuk terus berkembang. Posisi strategis di jalur Pantura, tersedianya akses jalan tol, pertumbuhan kawasan industri, serta perkembangan UMKM dinilai menjadi modal utama dalam meningkatkan daya saing daerah.

“Kota Pasuruan memiliki potensi besar untuk terus tumbuh. Dukungan infrastruktur dan berkembangnya sektor usaha menjadi kekuatan yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Adi juga memaparkan capaian investasi daerah sepanjang 2025 yang menunjukkan tren menggembirakan. Hingga akhir triwulan IV tahun 2025, realisasi investasi tercatat mencapai Rp180,060 miliar atau setara 337 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

Capaian tersebut, lanjutnya, didukung kemudahan akses transportasi, pertumbuhan sektor pergudangan, serta pelayanan perizinan yang semakin cepat dan responsif. Pemerintah Kota Pasuruan pun terus menghadirkan inovasi melalui program SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha) dan portal PASTI PROFIT sebagai sarana promosi potensi investasi daerah.

Pada kesempatan itu, Adi berharap APINDO dapat berperan aktif menciptakan lapangan kerja, mendorong industri yang berkeadilan dan berkelanjutan, serta memperkuat ekonomi sirkular dan pemberdayaan UMKM lokal.

“Jadilah mitra strategis pemerintah daerah. Kami membutuhkan dukungan dan masukan dari pelaku usaha untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Pasuruan,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Adi menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui program link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri agar lulusan di Kota Pasuruan mampu terserap di pasar kerja.

“Sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha harus terus diperkuat agar generasi muda Kota Pasuruan mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri,” pungkasnya. (shl)