JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Politeknik Negeri Jember (Polije) menyiapkan destinasi agrowisata menarik bagi masyarakat umum. Melalui Teaching Factory (Tefa) Green House, kampus vokasi ini meluncurkan program wisata petik melon segar dan berkualitas. Pihak pengelola membuka pintu kebun secara resmi mulai tanggal 27 Juni mendatang.

Para pengunjung dapat mendatangi lokasi perkebunan modern ini setiap hari. Manajemen Tefa merancang agenda tahunan ini sebagai sarana edukasi pertanian modern yang sangat menyenangkan. Langkah taktis ini bertujuan memperkenalkan teknologi budi daya hidroganik secara langsung kepada masyarakat awam.

“Silakan nanti datang ke Polije, kita akan mengadakan wisata metik melon di tanggal 27 Juni 2026. Teman-teman bisa melakukan metik melon langsung disini, HTM-nya gratis,” ujar Pengelola Tefa Green House Polije, Alviyan.

Pihak pengelola membebaskan biaya tiket masuk bagi semua lapisan masyarakat. Pengunjung baru membayar setelah mereka memetik buah dan membawa hasil panen ke meja timbangan. Pihak Tefa menetapkan harga melon premium tersebut sebesar Rp30.000 saja untuk setiap kilogramnya.

“Bebas, silakan nanti pengunjung bisa masuk, terutama warga Jember. Silakan menikmati melon Polije, yang kadar manisnya lumayan tinggi,” lanjut Alviyan mempromosikan keunggulan komoditasnya yang memiliki tingkat brix di atas angka 15.

Kebun modern ini menawarkan varietas unggulan seperti melon dalmatian, sweetnet, dan honey globe. Buah-buah tersebut tumbuh subur dengan jaminan kualitas yang segar, manis, serta bermutu tinggi.

“Disini banyak banget jenisnya dari melon yang pertama sampai yang banyak lainnya juga. Terus pengelola juga menerangkan secara runtut gimana cara kita buat metik melonnya,” tutur seorang pengunjung kebun, Savina.

Sejalan dengan hal itu, para tamu dapat mengajak anggota keluarga untuk menikmati keseruan memanen buah secara mandiri. Edukasi praktis ini memberikan pengalaman berharga sehingga masyarakat tidak sekadar membeli buah meja biasa.

“Pokoknya seru banget dan juga macem-macem yang bisa kita lakukan disini bareng keluarga,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pariwisata serta Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy mengatakan bahwa hadirnya Agrowisata ini tentu membuat Kabupaten Jember mempunyai banyak sekali destinasi wisata baru.

“Tentu kami sangat senang sekali adanya Agrowisata petik melon di Tefa Green House milik Politeknik Negeri Jember. Pilihan destinasi wisata semakin banyak sehingga bisa menarik minat wisatawan baik lokal maupun luar daerah.

Apalagi Tefa Green House Melon ini sudah dikembangkan oleh ahlinya sehingga mulai dari kualitas rasa, kandungan bahkan bentuk melon pasti lebih baik dari melon yang ada dipasaran,” Kata Bobby Arie Sandy.

Bobby juga menambahkan bahwa kampus kampus yang lain bisa juga mengembangkan hal serupa sehingga destinasi wisata khususnya agrowisata di kabupaten jember semakin beragam dan berwarna.

“kami harap nantinya akan muncul agrowisata dari kampus kampus lain mengingat kampus dikabupaten jember sangat banyak dan memiliki tenag tenaga ahli yang mumpuni. Dan seperti arahan Bupati Jember, harus meningkatkan sector wisata lokal di Kabupaten Jember yang mampu menarik wisatawan,” lengkapnya. (Ari)