JATIMPOS.CO/MADIUN — PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) membuka gerai baru di Jalan Alun-alun Utara Kota Madiun, kawasan Muda Graha, Kabupaten Madiun, Senin (28/9/2026). Selain mempertimbangkan potensi bisnis dan lokasi yang strategis, Alfamart juga menyiapkan kurasi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat masuk dan berkembang melalui jaringan ritelnya.
Corporate Affair Alfamart Yuli Hartono mengatakan, pembukaan gerai tersebut bukan hanya untuk memperluas layanan ritel, tetapi juga menjadi bagian dari sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Secara bisnis kita melihat lokasi ini mempunyai potensi dan dari hasil survei masuk untuk dibuka menjadi gerai. Saya lihat lokasi ini sangat strategis," kata Yuli Hartono.
Menurut dia, Alfamart akan kembali melakukan kurasi produk UMKM dengan menilai aspek kemasan, kemampuan pasokan, serta kualitas produk. Produk yang memenuhi standar tidak hanya dipasarkan di Madiun, tetapi berpeluang masuk ke jaringan Alfamart di daerah lain.
"Harapan kami UMKM tidak hanya berkembang di Madiun saja, tetapi bisa naik kelas dan memanfaatkan jaringan Alfamart yang lebih luas," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
"Kalau bisa kita mengoptimalkan aset yang kita miliki supaya bisa meningkatkan PAD. Alhamdulillah, aset kita di sini disewa oleh Alfamart," kata Hari Wur, panggilan akrab Bupati Madiun.
Menurut Hari Wur, Pemkab Madiun juga mendorong Alfamart menyerap tenaga kerja lokal serta memberikan ruang bagi produk UMKM masuk ke jaringan gerainya. Saat ini, kata dia, lebih dari 200 produk UMKM Kabupaten Madiun telah dapat dipasarkan melalui Alfamart.
Namun, Hari Wur menilai pelaku UMKM masih perlu meningkatkan kualitas produk, terutama kemasan dan daya tahan. Pemkab Madiun terus memberikan pendampingan melalui inkubator bisnis agar produk lokal mampu memenuhi kebutuhan pasar ritel modern.
"Memang kita perlu peningkatan kualitas daripada produk-produk kita, termasuk packing-nya juga harus kita perhatikan. Kemudian diharapkan minimal daya tahannya bisa sampai enam bulan," ujarnya.
Hari Wur berharap jaringan Alfamart yang luas dapat menjadi salah satu jalur bagi UMKM Kabupaten Madiun memperluas pasar dan meningkatkan skala usaha. "Mudah-mudahan kerja sama ini bisa menghantarkan teman-teman UMKM bisa naik kelas," katanya.
Ia menegaskan, peningkatan produksi juga harus diikuti konsistensi kualitas agar kerja sama antara ritel modern dan pelaku UMKM dapat berlangsung berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi kedua pihak dan masyarakat Kabupaten Madiun. (jum).