JATIMPOS.CO/TUBAN - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3APMD) Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo memastikan bantuan sosial di Kabupaten didasarkan pada data terpadu. Semangatnya penerima manfaat dipastikan tepat sasaran sesuai warga membutuhkan. 

Secara berkala, dinasnya bersama instansi terkait melakukan update data penerima dan monev penyaluran bansos. Tidak hanya itu, termasuk seluruh penyandang disabilitas di Kabupaten Tuban telah masuk data penerima bansos. 

"Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan sosial dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelas Sugeng pekan ini. 

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Tuban berharap masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kehadiran pemerintah di tengah kehidupan mereka. Bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk dukungan secara ekonomi, tetapi juga wujud kepedulian dan perlindungan kepada warga agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan bermartabat. 

Sugeng mengatakan dalam beberapa hari terakhir ini Pemkab Tuban memberikan perhatian dan haknya kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Singgahan. Salah satunya Yantinah warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan. 

Ia menceritakan kesehariannya, Yantinah tinggal bersama ibunya bernama Kartini (lansia) dan saudara disabilitasnya Sriyono. Selain PKH, Yantinah akan menerima bantuan wira usaha ternak sebanyak 19 ekor ayam dari Sentra Margo Laras, Pati. Rencananya, bantuan usaha ini akan diserahkan di Kantor Dinsos P3A dan PMD Tuban pada 9 Maret 2026. 

“Kami memastikan program kemanusian ini diterima warga yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya. 

Pada saat yang sama Camat Singgahan, Cahyadi Wibowo yang mendampingi mengatakan keluarga Yantinah tercatat sebagai salah satu penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan sosial tersebut rutin diterima sejak tahun 2024. 

“Beliau menjadi salah satu penerima PKH. Bantuan ini telah diterima secara rutin sejak tahun 2024,” ungkapnya. 

Cahyadi menerangkan bantuan PKH periode Januari hingga Maret 2026 telah disalurkan kepada para penerima manfaat. Selain itu, pada 2 Februari 2026, Yantinah menerima bantuan sembako dari Gerakan KORPRI Peduli yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. (min)