JATIMPOS.CO/TRENGGALEK — Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melepas keberangkatan sembilan pemuda asal Trenggalek untuk menempuh pendidikan Diploma 2 (D2) di Gyeongnam Namhae University, Selasa (10/2/2026).

Program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Gyeongnam Namhae University. Selain menempuh pendidikan, para peserta direncanakan memperoleh kesempatan kerja setelah lulus.

Pelepasan digelar di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha. Para peserta dijadwalkan berangkat ke Korea Selatan pada awal Maret 2026.

“Hari ini saya bersama sembilan putra terbaik asal Trenggalek yang lulus untuk bisa berkuliah D2 di Gyeongnam Namhae University,” ujar Nur Arifin, yang akrab disapa Mas Ipin.

Menurutnya, program tersebut mengusung skema blended matching, yakni pembiayaan pendidikan yang difasilitasi pemerintah daerah. Ke depan, skema subsidi sebagian biaya juga disiapkan bagi peserta lain, termasuk kemungkinan dukungan pembiayaan yang dapat diangsur setelah bekerja.

Ia berharap para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

“Belajar dan bekerjalah dengan baik, dan nanti pulang berilah kebermanfaatan untuk Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Salah satu peserta, Arya Bayu Adi Permana, warga Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, mengaku tidak menyangka bisa terpilih sebagai peserta dengan nilai terbaik. Lulusan SMKN 1 Trenggalek itu menyebut proses persiapan dilakukan melalui pelatihan bahasa Korea selama empat bulan sebelum mengikuti ujian seleksi.

“Saya belajar di LPK selama sekitar empat bulan, kemudian mengikuti ujian pada Oktober dan dinyatakan lulus. Paspor dan visa juga dibantu,” katanya.

Arya menyatakan program tersebut tidak dipungut biaya. Ia berharap dapat menyelesaikan studi dan bekerja sesuai bidang yang ditempuh.

Orang tua peserta lainnya, Sulam, warga Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Sebagai petani, ia mengaku tidak menyangka putrinya dapat melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui skema tersebut.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan dan kesempatan kerja bagi generasi muda Trenggalek. (Ard)