JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – DPRD Kabupaten Madiun menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun di ruang rapat paripurna DPRD, Sabtu (18/7/2026). Sidang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, dan dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Usai rapat paripurna, Fery Sudarsono melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas berbagai prestasi yang diraih sepanjang tahun terakhir. Salah satunya adalah enam penghargaan pada ajang TOP BUMD Awards 2026, termasuk penghargaan Top Pembina BUMD untuk Bupati Madiun, penghargaan bagi BPR Bank Daerah dan Perumdam Tirta Dharma Purabaya, serta penghargaan bagi jajaran direksi kedua BUMD tersebut.

Selain itu, Pemkab Madiun juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Fery juga menyebut sejumlah penghargaan lain yang diterima Kabupaten Madiun, di antaranya penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Pratama dari Kementerian Kesehatan, penghargaan Indonesia Human Capital Benchmark (HCB), penghargaan Kabupaten/Kota Bersih tingkat nasional, penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri, serta penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik dalam pendampingan perhutanan sosial di Jawa Timur.

Menurut Fery, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Madiun.

Pada peringatan Hari Jadi ke-458 ini, Kabupaten Madiun mengusung tema "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja." Tema tersebut mencerminkan pentingnya semangat pembaruan, kreativitas, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Fery juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah Kabupaten Madiun yang berdiri pada 18 Juli 1568. Ia mengingatkan bahwa perjuangan para pendahulu menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah hingga saat ini.

"Dengan semangat para pendiri Kabupaten Madiun, mari kita terus memperkuat kolaborasi dan inovasi demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang semakin maju, sejahtera, dan bersahaja," ujar Fery. (Adv/jum).