JATIMPOS.CO//MOJOKERTO – Memasuki usia satu dekade, media online Sekilas Media menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme dan kualitas pemberitaan sesuai standar Dewan Pers.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Sekilas Media yang digelar di kantor redaksi Sekilas Media, Kamis (29/10/2026).
Mengusung tema “Pertahankan Media Berstandar Dewan Pers”, peringatan satu dekade ini berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, perwakilan Polres Kabupaten dan Kota Mojokerto,perwakikan Lapas Mojokerto, pimpinan media, pimpinan LSM, relawan, serta tokoh masyarakat.
Pimpinan Redaksi Sekilas Media, Nyoto Wibowo, MH., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perjalanan membangun media tersebut bukanlah perkara mudah. Sejak dirintis pada 2016 dan mulai melayani masyarakat pada 2017, Sekilas Media terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui pemberitaan yang profesional dan bertanggung jawab.
Ia menyebutkan, pada 2018 Sekilas Media menjadi satu-satunya media online di wilayahnya yang dinyatakan lolos verifikasi faktual Dewan Pers.
Menurut Nyoto, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran redaksi untuk mempertahankan kualitas jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi dan semakin ketatnya persaingan media.
Kini, pemberitaan Sekilas Media telah menjangkau pembaca di berbagai daerah di Indonesia, dengan rata-rata jumlah pembaca mencapai 3.000 hingga 4.000 orang untuk setiap berita.
Bowo panggilan akrabnya menegaskan, keberadaan media yang berkualitas harus ditopang sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan memahami kode etik jurnalistik.
Karena itu, ia menekankan pentingnya sertifikasi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai salah satu upaya meningkatkan profesionalisme insan pers.
Ia sendiri telah mengantongi sertifikat UKW tingkat utama pada 2021 yang diselenggarakan Dewan Pers.
Menurutnya, wartawan tidak cukup hanya mampu menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga harus mengedepankan akurasi, keberimbangan, verifikasi, serta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
"Media sosial memang cepat menyebarkan informasi, tetapi belum tentu semuanya benar. Berita jurnalistik harus melalui proses pengecekan fakta, konfirmasi, dan verifikasi agar informasi yang diterima masyarakat benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Di tengah kondisi industri media yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk efisiensi dan penurunan aktivitas sejumlah perusahaan pers, Sekilas Media mengaku tetap berupaya konsisten menjalankan fungsi jurnalistik.
Bowo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberlangsungan media.
Ia juga menegaskan pentingnya memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada wartawan, termasuk jaminan asuransi serta pemberian upah sesuai standar.
"Alhamdulillah, kami masih mendapatkan kepercayaan. Wartawan kami juga sudah mendapatkan perlindungan kerja, termasuk asuransi dan upah sesuai standar. Semua itu menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat," ungkapnya. (din)