JATIMPOS.CO//JOMBANG — Pengembangan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang memasuki babak baru. Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., meletakkan batu pertama pembangunan Agro-Eco Park Campus II UNWAHA, Jumat (28/8/2026).

Prosesi tersebut berlangsung di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, di atas tanah wakaf milik H. Basaroddin, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Banjarsari. Lahan seluas kurang lebih 2 hektare itu disiapkan sebagai bagian dari pengembangan Unwaha menuju kampus bertaraf internasional.

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan kampus kedua tersebut.

Menurutnya, kehadiran Kampus II Unwaha menjadi momentum penting, terlebih peletakan batu pertama berlangsung bersamaan dengan rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang.

“Kami berharap bangunan yang akan kita bikin ini segera terwujud. Mudah-mudahan Allah memberikan rezeki yang terus mengalir sehingga gedung ini segera selesai,” ungkapnya.

Hizbiyah juga mengapresiasi langkah H. Basaroddin yang telah mewakafkan lahan seluas sekitar 2 hektare untuk pengembangan pendidikan. Bahkan, menurutnya, terdapat komitmen untuk menambah sekitar 2 hektare lagi apabila pembangunan tahap awal tersebut berjalan sukses.

Sementara itu, Zulkifli Hasan menegaskan dukungannya terhadap pengembangan Kampus II Unwaha. Ia menilai pendidikan merupakan salah satu kunci utama kemajuan bangsa, termasuk dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.

“Saya seribu persen mendukung kampus ini. Semoga Allah memberikan pertolongan, kekuatan dan kemudahan sehingga ini cepat selesai,” tegas Zulkifli.

Ia mencontohkan sektor pertanian yang menurutnya membutuhkan dukungan pendidikan, teknologi dan inovasi. Kemajuan pendidikan, kata dia, akan berdampak pada kemampuan masyarakat dalam mengembangkan teknologi pertanian sehingga produktivitas dapat meningkat dan biaya produksi menjadi lebih efisien.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengaitkan pembangunan Kampus II Unwaha dengan kiprah KH Abdul Wahab Hasbullah sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Pendidikan itu kunci kemajuan satu bangsa. Kita bisa maju kalau pendidikannya maju,” ujarnya.

Zulkifli berharap pembangunan Kampus II Unwaha dapat segera rampung dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Ini Kampus II Mbah Wahab, saya dukung penuh. Tadi saya meletakkan batu pertama, mudah-mudahan dalam waktu singkat selesai,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar pengembangan lahan wakaf tersebut segera terealisasi.

“Kami memohon restu agar langkah kami ke depan bisa mewujudkan Unwaha yang lebih baik, baik dalam kuantitas maupun kualitas mahasiswanya,” tuturnya.

Pembangunan di atas lahan wakaf tersebut diharapkan menjadi fondasi pengembangan Kampus II Unwaha, sekaligus memperkuat cita-cita perguruan tinggi yang berada di lingkungan Bahrul Ulum Tambakberas itu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. (her)