JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO – Yayasan Pondok Pesantren Teknologi Informasi (YPPTI) Al-Hidayah Mojokerto bersama Annamiroh Travelindo Grup menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Annamiroh Firdaus, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (8/3/2026) malam.
Kegiatan religius tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari para penghafal Al-Qur’an (Jamiyah Hamalatul Quran), guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama, hingga masyarakat sekitar yang memadati area masjid.
Peringatan Nuzulul Qur’an diawali dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan buka puasa bersama, salat Tarawih berjamaah, istighotsah, serta lantunan sholawat. Pada kesempatan itu, panitia juga menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim.
Acara puncak digelar usai salat Tarawih dan dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.
Pengasuh YPPTI Al-Hidayah sekaligus Komisaris Annamiroh Travelindo Grup, Hj Jauharoh Sa’id, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan perhatian kepada para ahli Al-Qur’an, salah satunya melalui program umrah bersubsidi.
Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya Annamiroh Grup telah memberangkatkan sekitar 250 penghafal Al-Qur’an dengan skema subsidi, sehingga jamaah hanya perlu membayar sebagian dari total biaya perjalanan.
“Tahun lalu para hafiz cukup membayar sekitar Rp15 juta untuk umrah, karena sebagian biaya telah disubsidi oleh Annamiroh Grup,” ujarnya.
Pada tahun ini, program serupa kembali dilanjutkan dengan subsidi sebesar Rp7,5 juta per orang. Dengan bantuan tersebut, biaya umrah selama 12 hari yang umumnya mencapai sekitar Rp31 juta dapat ditekan menjadi sekitar Rp23 juta.
“Insya Allah keberangkatan dijadwalkan pada 26 Juni 2026 dengan dua pesawat. Program ini kami prioritaskan bagi guru ngaji, para hafiz Al-Qur’an, serta marbot dan takmir masjid yang belum pernah berangkat ke Tanah Suci,” jelasnya.
Selain kegiatan keagamaan, YPPTI Al-Hidayah juga terus mengembangkan sektor pendidikan. Lembaga yang dikelola meliputi berbagai jenjang, mulai dari daycare, playgroup, TK, SDIT Al Firdaus, SMPIT Al Firdaus, Madrasah Aliyah hingga SMK.
Jauharoh menambahkan, pihaknya juga membuka peluang bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim maupun keluarga kurang mampu.
“Jika ada anak yatim atau keluarga yang membutuhkan bantuan pendidikan, insya Allah kami siap membantu. Alhamdulillah, tahun lalu seluruh siswa Madrasah Aliyah kami berhasil diterima di perguruan tinggi negeri,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra memberikan apresiasi atas komitmen YPPTI Al-Hidayah dan Annamiroh Grup dalam mendukung para penghafal Al-Qur’an serta masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kami menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Annamiroh Grup yang terus memberikan kemudahan kepada para tahfiz dan masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci,” ujar Gus Barra, sapaan akrabnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra juga mengajak umat Islam untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang dapat memecah belah umat.
“Selama kiblat kita sama, Tuhan yang kita sembah sama, nabi yang kita ikuti sama, dan kitab suci kita juga sama, maka kita semua adalah saudara. Mari kita jaga persatuan,” pesannya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan umat Muslim di berbagai belahan dunia melalui doa bersama, termasuk dengan membaca qunut nazilah.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut kemudian ditutup dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh KH Muhajir, sekaligus memohon keberkahan Ramadan dan berharap seluruh jamaah dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. (din)
